Tempat Relokasi Korban Bencana Bogor Ditargetkan Rampung Sebelum Bulan Ramadhan 2020

Sementara rencana pembangunan hunian sementara (huntara) batal dilaksanakan karena tidak direkomendasikan oleh pemerintah pusat.

Tempat Relokasi Korban Bencana Bogor Ditargetkan Rampung Sebelum Bulan Ramadhan 2020
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor, Ade Yasin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pembangunan tempat relokasi atau hunian tetap untuk para pengungsi korban bencana Kabupaten Bogor kini tengah dikebut dan ditargetkan selesai sebelum Bulan Ramadhan 2020.

Sementara rencana pembangunan hunian sementara (huntara) batal dilaksanakan karena tidak direkomendasikan oleh pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan cepat. Saya tiap hari bener-bener tanyain soal ini, karena saya ngejar, sekarang kan musim hujan kalau di pengungsian kan kasihan juga," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Dia menjelaskan bahwa ada prosedur masa transisi sampai Maret 2020 dan di bulan tersebut diperkirakan rekonstruksi bisa mulai dilakukan.

Sedangkan di masa transisi sekarang ini, Pemkab Bogor berupaya menyelesaikan pembersihan laham (land clearing).

"Huntap ini terakhir dirapatkan akan kita bangun di tanah yang aman dulu di beberapa desa. Kita minimal di masa transisi ini kita land clearing dulu untuk meyakinkan bahwa kita bersunggguh-sungguh untuk melaksanakan itu. Tapi mudah-mudahan semua bisa cepat sesuai aturan.

Diketahui, ada 4 ribu rumah rusak dan 2 ribu rumah terdampak bencana yang akan direlokasi oleh pemerintah ke tempat baru yang mana kini lokasinya masih diteliti oleh tim geologi.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved