Info Kesehatan
Membaca Buku Sambil Tiduran Berbahaya untuk Mata? Ini Penjelasan Dokter
membaca sambil Tiduran bisa membahayakan kesehatan Mata, begirtu kata orangtua, benarkah demikian?
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Anda mungkin pernah mendengar anggapan mengenai membaca sambil Tiduran bisa membahayakan kesehatan Mata.
Pendapat itu bisa jadi sering disampaikan oleh para orangtua ketika sedang menganjurkan sang anak untuk memilih posisi membaca yang lebih baik.
Usut punya usut, wejangan tersebut ternyata ada benarnya.
Melansir Buku Kontroversi 1010 Mitos Kesehatan (2012) yang dibuat dr. Florentina R. Wahjuni, hal yang menjadi masalah dalam aktivitas membaca sambil Tiduran adalah jarak baca yang cenderung terlalu dekat.
• Kepergok DM Vanessa Angel, Dedy Susanto Dapat Ledekan Menohok dari Suami VA : Bisa Kasih Jawaban ?
• Simak Tata Cara Daftar SBMPTN 2020 - Klik Link dan Jadwalnya di Sini
• Siap-siap ! 3 Zodiak Diprediksi Bakal Alami Hari Terburuk di Pekan Ini, Teringat Masa Lalu
Sebabkan rabun jauh
Umum diketahui bahwa membaca sambil Tiduran biasanya membuat jarak buku dengan Mata makin lama makin dekat.
Kondisi itu akhirnya memaksa Mata untuk terus fokus dalam jarak yang tidak ideal.
Tapi perlu diingat, membaca sambil duduk atau berdiri juga bisa membuat Mata cepat lelah jika dilakukan dengan jarak kurang dari 30 cm atau 12 inci.
Apabila kebiasaan membaca terlalu dekat dengan objek tersebut terus dilakukan, tentu bisa menyebabkan gangguan rabun jauh.
dr. Florentina berpendapat, kalau dipikir dengan logika, orangtua memberikan perintah agar tidak membaca sambil Tiduran karena ingin mengajarkan anak agar tidak menjadi anak malas.
Di mana orangtua berharap anak bekerja dengan fokus dan tidak santai-santai.
• Raffi Ahmad Cium Nagita di Depan Kabah, Ucap Kalimat Manis : Selamat Ulang Tahun Istriku Suamiku
• Viral Cerita Ulang Tahun ke-17 Seorang Wibu Sepi, Undang Puluhan Teman yang Datang Hanya 5
Tips aman membaca buku
Dia pun memberikan tips menjaga kesehatan Mata bagi mereka yang selama ingin kerap membaca sambil Tiduran.
"Apabila Anda mengantuk, istirahatkan Mata atau tidurlah," tulis dr. Florentina.
Dia menuturkan, memaksakan diri untuk membaca dalam keadaan mengantuk cenderung membuat jarak baca tak konsisten dan makin lama bisa makin dekat.
Melansir Buku Indonesia Membaca (2019) karya Rina Ulwia dan Esti Nurelysa, dijelaskan bahwa secara ergonomis, jarak yang ideal antara Mata dengan tulisan saat memnaca buku yakni 25 - 30 cm.
Dengan jarak tersebut, Mata seseorang dapat membaca tulisan yang terdapat di dalam buku dengan mudah.
Sementara, lensa Mata tidak perlu berkontraksi terlalu keras untuk dapat membaca tulisan.
Apabila seseorang membaca buku dengan jarak kurang dari atau lebih dari 30 cm, Mata otomatis akan bekerja dengan lebih keras sehingga mudah lelah.
• Ditanya Soal Video Cium Kiky Saputri, Ini Jawaban Iqbaal Ramadhan
• Satu Bulan, Polresta Bogor Kota Tangkap Pelaku Tawuran, Pengedar Uang Palsu dan Jambret
Terkait pencahayaan, idealnya saat membaca buku, siapa saja mengarahkan cahaya ke tulisan yang sedang dibaca.
Dengan begitu, tulisan bisa dengan mudah dibaca karena terlihat jelas.
Jangan terbalik, seseorang malah mengarahkan cahaya ke wajah karena tentu saja hal itu akan membuat Mata silau dan kepala menjadi pusing.
Dampak kurangnya cahaya saat membaca juga bisa membuat Mata lelah dan kepala pusing.
Pasalnya, kondisi gelap akan memaksa Mata berusaha lebih keras bisa membaca tulisan dalam buku
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Membaca Sambil Tiduran Berbahaya untuk Mata?", https://health.kompas.com/read/2020/02/17/110600068/benarkah-membaca-sambil-tiduran-berbahaya-untuk-Mata-?page=all#page2.
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi