Teror Virus Corona

Waspada ! Ilmuwan Sebut Perokok Punya Risiko Tinggi Terinfeksi Virus Corona

Para ahli tersebut menyebut adanya kemungkinan hubungan antara merokok dan pengembang komplikasi dari virus corona.

Thinkstockphotos
Ilustrasi Merokok 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Beberapa bulan terakhir, virus corona memang tengah menjadi perhatian dunia.

Pasalnya, penyebarannya yang begitu mudah membuat jumlah korban terus berjatuhan setiap harinya.

Para ahli pun menyebut merokok menjadi salah satu kebiasaan yang membuat seseorang berisiko tinggi terjangkit virus ini.

Beberapa waktu lalu, para ahli penyakit paru-paru melakukan riset terkait dengan penyebaran virus corona.

Para ahli tersebut menyebut adanya kemungkinan hubungan antara merokok dan pengembang komplikasi dari virus corona.

Dikutip dari Telegraph, sebuah analisis baru di China dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa pria lebih mungkin didiagnosis dengan penyakit ini, lebih cenderung memiliki gejala yang paling parah, seperti Pneumonia, dan lebih mungkin mati.

Hadiri Seminar Virus Corona, Kepala Istana Bogor Bicara Keberadaan Kelelawar di Kebun Raya Bogor

UPDATE Peringatan Dini Cuaca BMKG, Waspada Hujan Turun Merata di Wilayah Jawa Barat

Shafa Harris Dibawa Ambulans, Sarita Ungkap Kondisi Anak Sebelum Masuk RS: Makin Parah Sakitnya

Salah satu alasan bias terhadap laki-laki mungkin karena para lelaki di Cina adalah perokok berat.

Penelitian tersebut semakin kuat dengan adanya fakta bahwa dari sekian jumlah kasus yang ada, 55 persen dikonfirmasi adalah laki-laki.

Menjadi pria yang lebih tua adalah risiko khusus, penelitian menunjukkan, karena hampir 10 persen pasien pria berusia di atas 60 tahun dalam penelitian meninggal.

FOLLOW:

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved