Breaking News:

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Tiga Pelajar Aniaya Guru di Kupang

Polres Resor Kupang mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan tiga pelajar SMA Negeri 1 Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polres Resor Kupang mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan tiga pelajar SMA di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terhadap gurunya.

Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson Amalo mengatakan, aksi pengeroyokan itu terjadi di dalam ruang kelas.

Pengeroyokan itu dilakukan tiga siswa kelas XII IPS 4 berinisial CYT (19), YCVPH (17) dan OB (19).

Kejadian itu bermula saat sang guru, YM (45) mengawasi ujian semester pelajaran Matematika di kelas itu.

YM mengedarkan daftar hadir untuk seluruh siswa di kelas.

"Namun setelah daftar hadir diterima kembali oleh korban dan melihat daftar hadir pada urutan nomor 20 belum terisi nama siswa serta tanda tangan," kata Amalo kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2020) malam.

Korban bertanya kepada siswa-siswi di kelas, tapi tidak ada yang mengaku.

Salah satu siswa berinisial FS, menuding teman lain yang belum menandatangani daftar hadir. YM pun mendekat untuk bertanya sambil memukul kepala FS.

"Karena melihat temannya terkena pukul dari korban, tersangka 1, CYT, tidak terima dan maju ke depan ruangan kelas lalu memukul papan informasi," ungkap Amalo.

Melihat tindakan itu, YM menampar CYT sebanyak dua kali. Tamparan itu mengenai pelipis kanan dan kepala siswa itu.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved