Speedboat Rombongan Paspampres Terlibat Kecelakaan Maut, 6 Orang Tewas Termasuk Dandim Kapuas
Speedboat Rombongan Paspampres Terlibat Kecelakaan Maut di Sungai Sebangau, 6 Orang Tewas Termasuk Dandim Kapuas
Dari delapan orang itu, sebanyak dua orang selamat, meski mengalami kritis.
Lima penumpang lainnya meninggal dunia. Kelimanya terdiri dari seorang ASN, tiga orang pegawai taman nasional dan seorang merupakan istri dari polisi hutan taman nasional.
Seorang penumpang di speedboat itu hingga Senin malam masih belum ditemukan.

Seorang penumpang yang masih hilang tersebut diketahui merupakan anggota Manggala Agni bernama Mansyah.
"Untuk Selvi masih di rawat di Doris Sylvanus dalam kondisi kritis sedangkan Yuli di rawat di RS Siloam juga kritis.
Penumpang yang Menjadi Korban Kecelakaan
Longboat L300 milik Dinas Kehutanan membawa 8 penumpang yakni Mansyah, manggala agni, Abdi, PNS Taman Nasional Sebangau, Ibnu Yudistira, pegawai Taman Nasional (TN) Sebangau, Mutiara, pegawai TN Sebangau, Novi, istri Agung polisi kehutanan, Selvia Magdalena, pegawai TN Sebangau dan Yuliansi, pegawai TN Sebangau.
Sedangkan speedboat TNI AD (tim survei rute kunjungan pengamanan VVIP Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah) yang dipimpin Dansubsatgas Pam VVIP Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP (Dandim 1011/Kuala Kapuas) dan rombongan yang ikut berjumlah 19 orang.
Sebanyak 7 anggota paspampres, Korem 102/Panjung 11 orang dan dan 1 orang sipil penunjuk jalan.
(TribunnewsBogor.com/Kompas.com/Banjarmasin Post)