Teror Virus Corona

UPDATE TERKINI Covid-19, Kasus Positif Bertambah Jadi 1.414, Pasien Sembuh 75 Orang

Kabar baik dari kasus Covid-19 ini kata Yurianto jumlah pasien sembuh juga bertambah menjadi 75 orang atau bertambah 11 pasien.

Tangkapan Layar Kompas TV
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Jumlah kasus postifi corona atau Covid-19 terus bertambah hingga Senin (30/3/2020) pukul 15.30 WIB.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan jumlah kasus positif corona mengalami peningkatan 129 pasien sehingga jumlahnya menjadi 1.414.

Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding sehari sebelumnya yang hanya 1.285 kasus.

Jumlah pasien meninggal dunia juga mengalami penambahan menjadi 122 orang dari sebelumnya 114 pasien.

Kabar baik dari kasus Covid-19 ini kata Yurianto jumlah pasien sembuh juga bertambah menjadi 75 orang atau bertambah 11 pasien.

Dalam keterangan pers di Gedung BNPB, Yurianto menjelaskan, upaya mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 terus dilakukan dan semakin meningkat.

Cegah Covid-19, Daftar Makanan Ini Bisa Bantu Jaga Imunitas Tubuh

Antisipasi Covid-19, PKL di Kota Bogor Diimbau Tutup Sementara

Saat ini katanya, masyarakat sudah banyak mengikuti anjuran pemerintah dengan melakukan physical distancing.

"Selain itu di semua daerah telah banyak dilakukan penggalangan donasi untuk saling melindungi membantu masyarakat tidak mampu," katanya.

Ilustrasi virus corona atau Covid-19
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Pete Linforth/Pixabay)

Kebersamaan seluruh komponen Bangsa juga telah dilakukan untuk penanganan Covid-19.

Jumlah Penumpang Menurun Imbas Corona, Operasional Bus Menuju Bandara dari kota Bogor Dibatasi

Wabah Covid-19, Mungkinkah Virus Corona Hidup di Permukaan Sepatu ?

"Semua Provinsi sudah membentuk gugus tugas penanganan Covid-19 yang dipimpin langsung Gubernur," ujarnya.

Ini sebagai bentuk kinerja sungguh-sungguh mencari penderita yang masih positif.

"Meyakinkan masyarakat dengan cara cara memutuskanya dengan menjaga jarak," katanya.

Rapid test juga dilakukan sejalan dengan kebijakan agar yang sehat tetap sehat dan yang sakit ringan segera bisa ditangani dengan segera.

"Mari bersama-sama bersungguh-sungguh, kita berusaha memutus rantai yang terjadi di masyarakat
jaga jarak fisik, lebih dari 1 meter, hindari berkumpul dan hindari kerumunan," ujar Yurianto.(*)

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved