Breaking News:

Info Kesehatan

Kapan Waktu yang Baik untuk Berjemur di Bawah Sinar Matahari? Ini 5 Manfaat Besarnya !

ahli kesehatan banyak merekomendasikan agar berjemur di bawah sinar matahari pada siang hari, palagi disebut-sebut bisa cegah virus corona

shutterstock
Ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari 

Sinar matahari akan membuat tubuh memiliki gambaran yang jelas bahwa ini bukanlah malam hari sehingga tubuh akan mempertahankan ritme sirkadian yang normal.

Sebaliknya, ketika di luar mulai gelap maka tubuh akan mendapatkan gambaran yang jelas sehingga merasa lelah dan mengantuk jelang waktu tidur.

5. Menyembuhkan penyakit kulit

Manfaat berjemur di bawah sinar matahari juga dapat membantu proses penyembuhan penyakit kulit, seperti jerawat, psoriasis, eksim, penyakit kuning, dan infeksi pada kulit lainnya.

Menurut sebuah studi, terapi berjemur di pagi hari selama empat minggu terbukti berhasil untuk menghilangkan gejala psoriasis secara signifikan pada 84% partisipan.

Namun, untuk mencegah efek samping negatif dari radiasi ultraviolet dan memastikan manfaat yang didapat lebih besar dari risiko yang ditimbulkan, sebaiknya para penderita penyakit kulit berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan berjemur di bawah sinar matahari.

Dipo Latief Sebut Nyai Begini saat Sidang KDRT, Nikita Mirzani Emosi: Saya Hamilnya sama Jin Ifrit?

Maia Estianty Pusing Mikir Gaji THR Karyawan, Istri Irwan Mussry: Usaha Drop 70 Persen Karena Corona

Waktu berjemur yang baik jam berapa?

Pendapat mengenai waktu berjemur yang baik jam berapa memang masih beragam di kalangan para ahli kesehatan.

Ada yang berpendapat bahwa waktu berjemur di bawah sinar matahari yang baik adalah saat pagi hari.

Namun, ada pendapat lain yang mengemukakan bahwa waktu berjemur yang baik adalah saat siang hari.

Sebenarnya, ada dua jenis cahaya matahari yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh manusia, yakni sinar ultraviolet A dan ultraviolet B.

Sinar ultraviolet A tidak dibutuhkan oleh manusia, bahkan seharusnya dihindari karena terpapar sinar matahari ini secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kulit keriput dan kanker kulit.

Ultraviolet A umumnya adalah cahaya matahari yang muncul pada jam 05.30 pagi hingga 07.00 pagi, atau tepatnya saat matahari mulai beranjak naik dan gelombang cahaya matahari sedang panjang.

Sedangkan, sinar matahari ultraviolet B merupakan gelombang cahaya yang pendek. Jadi, inilah jenis cahaya matahari yang dibutuhkan oleh tubuh.

Ultraviolet B bisa Anda dapatkan saat sinar matahari naik, yakni sekitar jam 10.00 pagi hingga 15.00 siang.

Selain itu, sebuah penelitian lain mengungkapkan alasan bahwa waktu terbaik untuk mendapatkan sinar matahari adalah siang hari.

Sebab, pada waktu tersebut risiko kanker kulit jenis cutaneous malignant melanoma (CMM) tergolong paling rendah.

Paparan sinar matahari yang didapatkan antara jam 10.00-15.00 dapat memicu produksi Vitamin D, yang dapat bertahan dua kali lebih lama dalam darah, jika dibandingkan dengan Vitamin D yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau makanan.

Meski demikian, pada rentang jam tersebut, risiko kulit terbakar matahari pun dapat meningkat karena paparan sinar matahari cukup menyengat.

Oleh karena itu, kita perlu membatasi waktu berjemur di bawah sinar matahari selama 10-20 menit saja.

Cahaya matahari yang terbaik adalah yang menyinari tubuh secara langsung, bukan hanya sekadar membuat tubuh mengeluarkan keringat. Jadi, upayakan kulit mendapat sinar matahari secara langsung, ya.

Download Lagu Benci Untuk Mencinta - Yuni Shara

Cegah Penyebaran Corona, Jajaran Terminal Pulo Gebang Sosialisasikan Pemberhentian Operasional Bus

Tips berjemur di bawah sinar matahari yang aman dan nyaman

Setelah mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa, kita perlu melakukan beberapa tips berjemur di bawah sinar matahari yang nyaman dan aman berikut ini:

Gunakan lotion kulit pelindung sinar matahari yang mengandung minimal SPF 30 atau di atasnya pada permukaan kulit wajah (hindari area mata) dan tubuh (terutama tangan dan kaki).

Oleskan lotion SPF antara 15 menit sebelum berjemur di bawah sinar matahari.

Hal ini dilakukan agar tersedia cukup waktu untuk kulit menyerap lotion sehingga dapat bekerja secara efektif.

Sebaiknya cari tempat yang baik dan nyaman agar Anda bisa menggunakan pakaian yang tidak terlalu tertutup sehingga sinar matahari langsung mengenai kulit.

Saat berjemur di bawah sinar matahari, Anda tidak harus berdiam diri.

Lakukanlah aktivitas lain, seperti jalan santai, duduk atau membaca buku di area terbuka, menyiram bunga, berkebun, mencuci kendaraan, menyapu halaman rumah, dan lain sebagainya.

Cukupi asupan air putih apabila Anda menghabiskan waktu yang cukup lama di bawah sinar matahari.

Beristirahatlah atau menyudahi berjemur jika kulit mulai terasa panas.

Berjemur di bawah sinar matahari memang dapat memberikan berbagai manfaat yang baik bagi tubuh.

Akan tetapi, Anda perlu mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa dan tips melakukannya dengan aman sehingga manfaat berjemur di bawah sinar matahari didapatkan secara optimal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Waktu Berjemur Yang Baik di Bawah Sinar Matahari", https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/31/060600620/ini-waktu-berjemur-yang-baik-di-bawah-sinar-matahari?page=all#page2.

Editor : Wisnubrata

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved