Teror Virus Corona

Bandingkan Kasus Covid-19 di Negara Lain, Laode M Syarief: Apa yang Salah dengan Kita?

Laode M Syarief mempertanyakan apa yang salah dengan penanganan Covid-19 di Indonesia sehingga lebih banyak yang meninggal daripada sembuh.

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A via Kompas.com
Petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) di dalam Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan telah menerima sepuluh pasien rujukan dalam pengawasan terkait virus corona yang dirawat di ruang isolasi di gedung Pinere. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief membandingkan kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia dengan negara lain.

Menurutnya, di negara lain lebih banyak pasien yang sembuh dibandingkan pasien yang meniggal dunia.

Ia pun kemudian mempertanyakan apakah ada yang salah dalam sistem penanganan di Tanah Air.

Hal itu disampaikan oleh Laode M Syarief di Twitter sambil menandai akun Kemenkes RI, Senin (6/4/2020).

Update per hari ini, Senin (6/4/2020) pukul 12.00 WIB, diketahui secara total ada 2.491 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Jumlah ini bertambah 218 kasus dalam 24 jam terakhir.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (6/4/2020) sore.

"Penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 dengan pemeriksaan menggunakan metode PCR bukan rapid test sebanyak 218 kasus," ujar Yurianto.

"Sehingga total menjadi 2.491 kasus," kata dia.

Dia juga menjelaskan bahwa dalam periode yang sama terdapat penambahan 28 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.

Gelar Acara Penyambutan saat Wabah Covid-19 Dihujat, Eva LIDA Minta Maaf: Berkata Baik atau Diam

Cerita Soal Dampak Covid-19, Hotman Paris Bilang Harta Tak Ada Artinya: Ayo Jangan Cengeng !

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved