Ramadhan 1441 H

Cara Bayar Hutang Puasa Ramadan, Berikut Ketentuannya

Namun, terkadang tidak semua muslim dapat menjalankan puasa selama 1 bulan penuh karena beberapa kendala.

Editor: Ardhi Sanjaya
Pixabay.com
Ilustrasi puasa Ramadan 1441 H 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketika bulan Ramadan, seseorang muslim memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah puasa selama 30 hari penuh.

Namun, terkadang tidak semua muslim dapat menjalankan puasa selama 1 bulan penuh karena beberapa kendala.

Bagi kaum muslim yang tak mampu menunaikan ibadah puasa selama 1 bulan penuh, Allah Swt. memberikan keringanan untuk hambanya dengan cara meng-qadha puasa.

Selain itu, mungkin ada seorang muslim yang mengalami sakit, melakukan perjalanan, atau hal-hal lain yang membatalkan dan menyebabkan seseorang tidak mampu menjalanka puasanya 1 bulan penuh.

Dilansir dari tayangan 'Tanya Ustaz Tribunnews.com, maka wajib hukumnya mengganti puasa atau membayarnya di hari lain setelah Ramadan.

Bacaan Niat Qadha/Ganti Puasa Ramadhan di Bulan Rajab dan Doa Buka Puasanya
Bacaan Niat Qadha/Ganti Puasa Ramadhan di Bulan Rajab dan Doa Buka Puasanya (mos.cms.futurecdn.net)

Membayar hutang puasa bulan ramadan dalam hukum Islam sering dikenal dengan qadha.

Qadha berlaku bagi orang yang sanggup berpuasa, namun terhambat karena halangan-halangan tertentu atau uzur.

Misalnya dia melakukan perjalanan jauh atau dalam keadaan sakit.

 

 

Ilustrasi sakit diare saat traveling
Ilustrasi sakit diare saat traveling (surigaotravel.com)

Qadha juga berlaku bagi orang yang sanggup berpuasa namun dilarang untuk menjalankan puasa, yaitu orang yang sedang menstruasi dan sedang nifas.

Dalam Al-Quran, golongan-golongan tersebut diberi keringanan-keringanan untuk tidak berpuasa, tetapi dituntut untuk mengqadha di hari lain.

Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 185

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ

Artinya: Barangsiapa yang di antara kamu menyaksikan bulan (hilal), maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.

Lalu bagaimana cara mengqadha puasa ramadan?

Maka yang dituntut untuk diqadha adalah hari-hari yang ditinggal atau tidak dilaksanakan puasa.

Kapan Puasa Tasua dan Puasa Asyura Dilakukan? Ini Jadwalnya, Bacaan Niat Lengkap dengan Lafal Latin
Kapan Puasa Tasua dan Puasa Asyura Dilakukan? Ini Jadwalnya, Bacaan Niat Lengkap dengan Lafal Latin (medicalnewstoday.com)
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved