PS Tira Persikabo

Punya Nilai Historis, Jersey PSIS Semarang Milik Gustur Cahyo Dilelang

Gustur pun berharap agar semua atlet dapat berpartisipasi untuk membantu masyarakat terdampak pandemi.

Istimewa
jersey Gustur Cahyo Putro yang dilelang di Verakan Solidaritas Atlet Untuk Cegah Tangkal Corona 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bagi pesepakbola, jersey termasuk salah satu alat perang yang begitu berharga saat dirinya memperkuat satu tim di lapangan hijau sehingga terdapat nilai prestisius di dalamnya.

Bukan hanya suatu kebanggaan, jersey memiliki nilai historis sebagai pendamping perjalanan karir setiap individu atlet yang tentu sulit dilepaskan begitu saja.

Kendati demikian, Gustur Cahyo Putro rela melelang jerseynya guna membantu sesama manusia yang saat ini ekonominya terganggu akibat dampak virus corona.

"Ya pertama saya ingin melelang jersey saya karena ingin ikut meringankan beban masyarakat Indonesia yang terkena dampak Covid-19 tentunya yang kurang mampu ingin bersedekah apalagi di bulan ramadhan ini bulan yang penuh berkah," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (28/4/2020).

Lebih lanjut, pemain sayap PS Tira Persikabo ini menjelaskan bahwa dirinya melelang satu jersey yang memiliki nilai sejarah tersendiri ketika memperkuat PSIS Semarang di Liga 1 2018.

"Itu jersey away PSIS Semarang saya tahun 2018. Jersey itu yang saya gunakan ketika debut resmi bersama PSIS Semarang. Kala itu kita main away lawan PSM Makassar," jelasnya.

Jalin Komunikasi dengan Tim PS Tira Persikabo, Aditya Putra Dewa Rutin Video Call

Curhat Gelandang PS Tira Persikabo Soal Aturan Pembayaran Gaji 25 Persen, Tetap Bersyukur

Tak hanya itu, saat memperkuat tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut, Gustur mengungkapkan bahwa nomor punggung 99 yang berada di jerseynya memiliki makna yang spesial.

"Nomor punggung 99 itu, selain nomor keberuntungan dan jumlah dari asma Allah SWT, arti nomor 99 di PSIS Semarang mengingatkan saya momentum PSIS Semarang juara pada tahun 1999 ketika itu juara Ligina," tegasnya.

Gustur pun berharap agar semua atlet dapat berpartisipasi untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

"Harapan saya semoga pemain lain bisa ikut berpartisipasi meringankan beban masyarakat kurang mampu yang terdampak virus corona," tuturnya.

Diketahui, kegiatan lelang jersey yang dilaksanakakan merupakan ide dari Gerakan Solidaritas Atlet Untuk Cegah Tangkal Corona.

Adapun tata cara ataupun mekanisme untuk mengikuti lelang jersey, masyarakat dapat mendapatkan informasinya melalui akun instagram @gs_atletindonesia.

Nantinya, hasil dari lelang jersey akan didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk sembako.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved