Virus Corona di Bogor

Penumpang KRL Positif Covid-19, Bupati Bogor Khawatir : Jangan Dibiarkan Begini

Ade Yasin khawatir Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 nantinya akan bertambah banyak apabila KRL tetap beroperasi.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bupati Bogor Ade Yasin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Permintaan penghentian operasi sementara Kereta Rel Listrik (KRL) selama Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) dari 5 kepala daerah Bogor, Depok dan Bekasi ditolak oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

KRL Jabodetabek pun akan tetap beroperasi selama PSBB berlangsung.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa di antara para penumpang kereta Jabodetabek ini sudah ada yang dinyatakan positif virus corona ( Covid-19 ) berdasarkan rapid tes bahkan swab.

Seharusnya, kata dia, pemerintah melakukan penindakan lebih lanjut terkait hal ini.

"Kereta ini kan sudah dibuktikan dengan beberapa rapid dan swab malah dan hasilnya kan ada (positif). Sehingga ketika ada kejadian positif ini, harus ditindak lanjuti dengan cepat. Jangan dibiarkan begini," kata Ade Yasin kepada wartawan, Kamis (7/5/2020).

Ade Yasin juga khawatir Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 nantinya akan bertambah banyak apabila KRL tetap beroperasi.

"Saya khawatir OTG ini akan lebih banyak lagi. Jadi kita butuh kerja sama semua pihak, intinya kita butuh harmonisasi baik dari regulasi, juga pengetatan dari moda-moda transportasi ini harus sejalan," ungkap Ade Yasin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved