Ramadhan 1441 H

Tips Memilih Menu Sahur Agar Tak Cepat Haus saat Berpuasa, Simak Penjelasannya

jika tak diperhatikan dengan baik, beberapa makanan justru akan membuat Anda merasakan haus yang berlebihan saat puasa.

Editor: Damanhuri
nu.or.id
ilustrasi sahur 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketika sahur, kita cenderung ingin membuat makanan yang simpel dan mudah dimasak namun memiliki rasa yang enak.

Namun Anda perlu berhati-hati juga ketika memilih menu sahur.

Pasalnya jika tak diperhatikan dengan baik, beberapa makanan justru akan membuat Anda merasakan haus yang berlebihan saat puasa.

Terutama makanan dan minuman yang memiliki rasa manis atau mengandung gula.

Meski baik untuk menyiapkan cadangan energi tubuh untuk seharian berpuasa, ternyata makanan dan minuman manis malah bisa menyebabkan puasa terasa lebih berat, Anda.

Sebuah penelitian mengungkapkan alasan mengapa tubuh justru membutuhkan lebih banyak air, usai menyantap makanan mapun minuman manis.

Peneliti dari University of Texas (UT Southwestern) menemukan, hormon FGF21 memainkan peran mekanisme anti-dehidrasi dengan bertindak pada otak untuk meningkatkan keinginan minum air.

Ilustrasi Wanita minum air putih
Ilustrasi Wanita minum air putih (net)

Ini dikatakan, terjadi sebagai respons terhadap tekanan nutrisi spesifik yang menyebabkan dehidrasi.

"Hormon ini kemudian berjalan dalam darah ke bagian tertentu dari otak, hipotalamus, untuk merangsang rasa haus, dengan demikian mencegah dehidrasi," kata Dr. Steven Kliewer, Profesor Biologi Molekuler dan Farmakologi di UT Southwestern Medical Center.

Tanpa diduga, FGF21 bekerja melalui jalur baru yang independen dari jalur henti renin-angiotensin-aldosteron klasik di ginjal.

Hormon FGF21 terutama disekresikan oleh hati.

Laporan lain menemukan, variasi tertentu dari gen itu tidak hanya bertanggung jawab untuk mendorong keinginan mengonsumsi gula, tetapi juga dikaitkan dengan lemak tubuh yang lebih rendah.

Dia menambahkan, untuk merangsang rasa haus, FGF21 melakukan perjalanan dalam darah ke daerah otak yang dikenal sebagai hipotalamus.

Para peneliti menyatakan, haus yang disebabkan oleh hormon tampaknya bergantung pada jalur sinyal yang dikenal sebagai sirkuit β-adrenergik.

Mereka menambahkan, penelitian ini dapat memperkenalkan perspektif baru untuk penelitian metabolik, yang umumnya meneliti perilaku makan sebagai lawan hidrasi.

Halaman
12
Sumber: Nakita
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved