Breaking News:

Gadis Yatim Piatu Tewas Dibunuh di Kamar, Pelaku Beraksi Setelah Kepergok Berbuat Ini oleh Korban

Terungkap Penyebab kematian gadis yatim piatu di Jepara beberapa waktu lalu, ternyata korban pembunuhan.

Istimewa via Tribun Jateng/Kompas.com
Terungkap Penyebab kematian gadis yatim piatu di Jepara beberapa waktu lalu, ternyata korban pembunuhan. 

Saat itu, korban diketahui baru pulang bekerja dari tempat usaha laundry di wilayah Kecamatan Kedung.

Gadis berusia 21 tahun itu ditemukan tak bernyawa dalam keadaan mengenakan mukena pada Rabu (13/5/2020) sekira pukul 16.30 WIB.
Gadis berusia 21 tahun itu ditemukan tak bernyawa dalam keadaan mengenakan mukena pada Rabu (13/5/2020) sekira pukul 16.30 WIB. (Istimewa via Tribun Jateng)

Selang beberapa saat, korban yang telah rampung menunaikan ibadah shalat zuhur memergoki pelaku hendak mencuri motor matik miliknya.

Kemudian pelaku panik dan seketika menghabisi nyawa korban yang masih mengenakan bagian bawah mukena.

"Pelaku memukul dan menendang korban. Setelah korban tersungkur, pelaku mencekiknya hingga meninggal dunia. Saat itu pelaku kabur membawa motor korban dan juga handphone korban," ujar Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto.

Selanjutnya jajaran Satreskrim Polres Jepara menangkap pelaku dalam pelariannya di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (18/5/2020).

Nugroho mengatakan bahwa saat ini IP sudah ditetapkan sebagai tersangka tunggal yang menghabisi nyawa Sintya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, pelaku dan korban saling mengenal.

Petugas Ronda di Tulungagung Ini Banting Orang hingga Tewas, Korbannya Punya Keterbelakangan Mental

Kronologi Suami Benturkan Kepala Istri di Bogor, Penganiayaan Terhadap Korban Sering Terjadi

Pukul Kepala Koreografer Jember hingga Tewas, 3 Pelaku Ditangkap Polisi yang Menyamar

Pasalnya pelaku pernah mengontrak rumah di dekat rumah korban.

Selain itu, pelaku yang bekerja sebagai kuli panggul di Jepara ini juga mempunyai saudara yang tak jauh dari rumah korban.

"Pelaku pernah mengontrak di dekat rumah korban dan punya saudara di Desa Dongos," kata Nugroho saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/5/2020).

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved