PSBB di Bogor

H-3 Lebaran di Tengah PSBB, Pengunjung Pasar Ciluar Bogor Membludak dan Tidak Ada Petugas

Bahkan kepadatan kendaraan di jalan ini juga terpantau tidak terhindarkan akibat banyaknya warga yang hendak berbelanja.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Tiga hari jelang lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pasar Tradisional Ciluar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor dipadati warga. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Tiga hari jelang lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pasar Ciluar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor dipadati warga.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (21/5/2020), kepadatan warga ini mulai terlihat dari Jalan Pasar Ciluar yang merupakan akses jalan menuju pasar dari arah Jalan Raya Jakarta - Bogor.

Bahkan kepadatan kendaraan di jalan ini juga terpantau tidak terhindarkan akibat banyaknya warga yang hendak berbelanja.

Terpantau, toko-toko yang menjual berbagai pakaian seperti sendal dan yang lainnya juga masih tetap buka.

"Ini ramainya udah mulai kemaren hari Minggu," kata salah satu warga di Pasar Ciluar, Eman (37), kepada TribunnewsBogor.com.

Saling Bantu Saat Pandemi Covid-19, Warga Gang Kelor Bogor Donasi Sayur dan Lauk

Ramainya warga di Pasar Ciluar ini, kata Eman, tak berubah dibanding jelang lebaran tahun 2019 lalu.

"Pas mau lebaran tahun kemaren juga kayak gini," kata Eman.

Para warga yang memadati pasar ini terpantau kebanyakan tetap menggunakan masker meskipun ada saja beberapa warga yang terlihat tidak memakai masker.

Sejumlah Agen Bus di Terminal Cileungsi Buka, Masih Ada yang Beli Tiket untuk Mudik Lebaran

Akibatkan dari kepadatan ini, phisycal distancing tampak terabaikan terlebih di lokasi juga tidak ditemukan adanya petugas yang mengawasi warga terkait penerapan protokol kesehatan corona di tengah pemberlakuan PSBB ini.

Diketahui, berdasarkan catatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor per tanggal 20 Mei 2020, Kecamatan Sukaraja ini termasuk salah satu kecamatan yang masuk zona merah corona dari total 19 kecamatan zona merah di Kabupaten Bogor.

Di Kecamatan Sukaraja sementara ini tercatat ada 16 kasus virus corona atau Covid-19 yang mana 3 orang diantaranya adalah kasus positif corona dan 13 orang diantaranya adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved