Breaking News:

Bahaya, Jangan Simpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil !

Karena alkohol adalah bahan aktif yang membunuh bakteri dan virus, alkohol harus berada pada konsentrasi tertentu

Editor: khairunnisa
THOUGHT CO
Hand sanitizer 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para insinyur Ford menemukan bahwa bahan-bahan dalam hand sanitizer dapat merusak permukaan interior mobil sebelum waktunya.

Dalam percobaan mereka pada mobil dengan suhu tinggi di Turki, mereka menemukan "keausan tinggi" pada mobil dan setelah dilacak, penyebabnya adalah etanol, alkohol umum yang digunakan dalam produk hand sanitizer.

Situs otomotif WapCar.my juga menjelaskan bahwa membersihkan mobil dengan alkohol dapat mempercepat proses keausan karena alkohol mengeringkan material kulit dan vinil sekaligus menghilangkan pernis pelindungnya.

Aisyahrani Laporkan Penyebar Video Syur Mirip Syahrini atas Permintaan Reino Barack

4. Sanitizer mudah terbakar, namun tidak memicu kebakaran di mobil

Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) telah menyarankan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyimpan hand sanitizer berbasis alkohol.

Menurut HSA, hand sanitizer umumnya mudah terbakar, terlebih lagi jika mereka memiliki konsentrasi alkohol yang tinggi.

Oleh karena itu, hand sanitizer harus disimpan di tempat yang sejuk dan tidak terpapar panas.

Pada bulan April kemarin, seorang ibu di Inggris mengklaim bahwa hand sanitizer miliknya "meledak" setelah ditinggalkan di dalam mobil selama empat minggu.

Dia kemudian memperingatkan tentang bahaya meninggalkan produk pembersih tersebut di dalam mobil yang bersuhu panas.

Pada kejadian tersebut, putrinya yang berusia 11 tahun terluka di mata karena botol hand sanitizer yang "meledak" ketika membukanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved