PSBB di Bogor

Penularan Corona Belum Terkendali, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang Sampai 4 Juni 2020

Dia mengatakan bahwa kurva kasus positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor masih belum landai.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Masjid Al Ittihad di Jalan Tegar Beriman mulai kembali dibuka untuk salat Jumat berjamaah, Jumat (29/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor kembali diperpanjang sampai 4 Juni 2020 mendatang.

"PSBB di Kabupaten Bogor kembali diperpanjang hingga 4 Juni. Ini artinya daerah kita masih memiliki potensi kerawanan penyebaran," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Dia mengatakan bahwa kurva kasus positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor masih belum landai.

Per tanggal 28 Mei 2020 kemarin saja, angka kasus positif masih mengalami penambahan sebanyak 6 orang.

Angka reproduksi efektif (effective reproduction number) atau 'Rt' Kabupaten Bogor pun sementara ini masih diangka 1,2 yang artinya penularan corona masih belum terkendali karena angkanya masih di atas angka satu.

"Kurvanya belum landai. Meskipun dalam tiga hari berturut-turut kemarin sempat nihil kasus positif," kata Ade Yasin.

Ade berharap dalam sepekan ke depan ada penurunan signifikan angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor.

"Sehingga kita bisa memulai babak baru melawan Covid-19 melalui Tatanan Kehidupan Normal Baru (new normal). Itu pun jika kita semua konsisten menaati PSBB," ungkap Ade Yasin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved