Teror Virus Corona

Kasus Corona Meningkat di Korea Selatan Setelah 50 Hari Mereda, Ganjar Ingatkan: Mari Belajar

Ganjar Pranowo mengajak belajar dari kasus corona di Korea Selatan yang meningkat lagi setelah 50 hari mereda.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
Dok. Instagram @ganjar_pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam cuplikan video yang diunggah di akun Instagram @ganjar_pranowo pada Jumat (10/4/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak untuk belajar dari pengalaman Korea Selatan dalam menghadapi virus corona.

Jumlah kasus positif corona di Korea Selatan diketahui sempat mereda.

Namun setelah 50 hari mereda, kasus positif kembali naik.

Hal itu dikhawatirkan akan terjadi di Indonesia yang saat ini tengah mereda.

Untuk itu, Ganjar Pranowo mengajak seluruh pihak untuk belajar dari pengalaman Korea Selatan.

Jangan sampai, kasus positif corona di Indonesia kembali naik setelah mereda.

Apalagi, saat ini pemerintah tengah bersiap menerapkan new normal di beberapa daerah di Indonesia.

Nantinya, mal, perkantoran dan sekolah akan kembali dibuka menyesuaikan aturan new normal.

Dilansir dari Kompas TV, jumlah kasus positif corona di Korea Selatan naik, setelah 50 hari mereda.
Sejumlah fasilitas publik termasuk kantor dan sekolah yang baru saja dibuka, kembali ditutup selama dua pekan mendatang.

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Korea Selatan mengumumkan 79 kasus baru positif corona terdeteksi, 67 di antaranya berasal dari ibu kota Seoul, dan Bucheon.

Data Terkini 30 Mei : Penambahan Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 24 Provinsi, Jatim Tertinggi

Jelang New Normal, Ini Kata Peneliti Soal Syarat Efektif Menjalani Kenormalan Baru

Peningkatan jumlah kasus baru positif korona dalam 50 hari terakhir, menyulitkan pelacakan oleh petugas kesehatan Korea Selatan, sekaligus merusak kerja keras mereka dlam menangnani pandemi corona.

Fasilitas publik kembali ditutup, dan pembatasan aktivitas warga pun kembali diberlakukan.

Wakil Menteri Kesehatan Kim Kang-lip juga mengatakan, 69 kasus infeksi selama minggu ini berasal dari klaster fasilitas logistik yang dioperasikan oleh Coupang Corp, salah satu perusahaan belanja online terbesar di negara itu, di Bucheon, sebelah barat Seoul.

Infeksi baru ini datang ketika negara itu telah memasuki fase new normal dan berupaya untuk melonggarkan aturan jarak sosial, membuka kembali sekolah-sekolah, dan mengendalikan infeksi virus baru.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), kasus-kasus baru membawa total negara itu pada tengah malam pada hari Rabu menjadi 11.344 dengan 269 kematian.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved