Teror Virus Corona
Aturan New Normal Pendidikan, Jokowi Minta Begini, Kemendikbud Siapkan Pedoman Belajar dari Rumah
Terkait panduan new norlam di sektor pendidikan, Pemerintah nampak tidak ingin terburu-buru dalam menentukannya.
Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNNEWSBOGOR.COM - Pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menyiapkan skenario new normal di sektor pendidikan.
Hal itu disampakan langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.
Muhadjir Effendy mengatakan sejauh ini pemerintah masih mengkaji panduan new normal untuk sektor pendidikan.
Pihaknya pun tidak ingin terkesan buru-buru dalam mententukan panduan new normal itu.
Meskipun dalam kalender pendidikan sekolah dasar, tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai pada 13 Juli 2020.
Menurutnya, pembatasan di sektor pendidikan pada masa pandemi ini mesti dipikirkan secara matang.
Terlebih, kata dia, Presiden Jokowi sebelunya telah menginstruksikan agar tidak tergesa-gesa.
"Pembatasan di sektor pendidikan akan kita godok dulu sematang mungkin
Pak presiden wanti wanti untuk tidak grasah grusuh," ucapnya seperti dilansir dari Youtube Kompas TV, Selasa (2/6/2020).
• Jelaskan Manfaat Siklus Air bagi Kehidupan, Ini Jawaban untuk Kelas 4-6 SD Belajar dari Rumah TVRI
• Kunci Jawaban Kegiatan Manusia yang Berdampak Positif pada Kelestarian Air, Materi SD Kelas 4-6
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penentuan panduan new normal di sektor pendidikan mesti berhati-hati.
Sebab, bila ada kesalahan dalam pengelolaannya bisa berakibat fatal.
"Karena risikonya terlalu besar untuk sektor pendidikan, kalau nanti salah kelola bisa jadi klaster baru.
Kalau jadi klaster baru sangat membahayakan, karena ini menyangkut anak-anak," ungkap Muhadjir Effendy.
Tahun ajaran baru bukan berarti belajar mengajar tatap muka
Diketetahui sebelumnya bahwa Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 akan segera dimulai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/new-normal-di-sektor-pendidikan.jpg)