Breaking News:

Tukang Bunga Cabuli Anaknya hingga Belasan Kali, Hitung Tanggal Menstruasi Agar Putrinya Tak Hamil

Saat mencabuli anak tirinya, Kasmani selalu menghitung tanggal menstruasi putrinya agar tidak hamil.

TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Gelar perkara pencabulan di Mapolres Semarang, Kamis (9/7/2020). 

Adapun tindakan Kasmani dapat terungkap, ujar Kapolres, saat 2 Juni 2020 RH akhirnya berani menceritakan kelakuan Kasmani kepada Nur Khamid yang merupakan ayah kandung korban.

Hampir Dilaporkan Putranya ke Polisi Gara-gara Motor, Kalsum : Dia Anak Kandung, Bukan Anak Tiri

Cerai dengan Istri, Sopir Angkot Setubuhi Anak Kandungnya, Berawal saat Korban Minta Dipijat

"Karena ayah kandungnya tidak terima, di hari itu juga yang bersangkutan melaporkan ke Polres Semarang," jelasnya.

AKBP Gatot Hendro Hartono mengungkapkan tersangka dibekuk di rumahnya 4 Juni 2020, setelah dilakukan pengembangan.

Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya pakaian korban dan celana kolor tersangka.

Ia pun dituntut pasal 81 Jo pasal 76D dan/atau pasal 82 Jo pasal 76E UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukumannya hingga 15 tahun penjara," papar dia.

Sedangkan Kasmani, mengaku bahwa dirinya khilaf melakukan perbuatannya terhadap anak angkatnya.

Ia mengaku depresi karena terkena PHK dari pekerjaannya.

"Saya bekerja mencari bunga untuk dekorasi pernikahan.

Tapi saat corona ini pekerjaan saya dihentikan, dan jadi pengangguran," paparnya.

Frustasi Cerai Sama Istri, Ayah di Bojonggede Bogor Perkosa Anak Kandung 5 Kali

Ayah Rudapaksa Anak Kandung Sejak 2016, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved