Breaking News:

Info Kesehatan

Berencana Jalani Diet Rendah Karbo? Perhatikan 6 Bahaya Ini

Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan memilih melakukan diet rendah karbohidrat dan tinggi protein.

net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan memilih melakukan diet rendah karbohidrat dan tinggi protein.

Mereka pada gilirannya akan mulai membatasi asupan karbohidrat dan menggantinya dengan konsumsi makanan atau suplemen yang mengandung protein tinggi.

Penerapan diet rendah karbohidrat dan tinggi protein ini dianggap dapat menghambat pembentukan lemak berlebih di dalam tubuh.

Namun, diet rendah karbohidrat pada kenyatannya punya beberapa efek samping yang patut diwaspadai. Apa saja risiko atau bahaya diet rendah karbohirat ini?

1. Flu

Diet rendah karbohidrat tertinggi adalah diet ketogenik atau disebut diet keto.

Diet ini dilakukan dengan pengurangan asupan karbohirat secara drastis, yakni hingga 5 hingga 10 persen dari asupan kalori harian dan mendapatkan sebagian besar kalori dari lemak dan beberapa protein.

Melansir Live Strong, dalam kekurangan karbohidrat, hati akan mengubah lemak menjadi asam yang disebut keton, yang digunakan tubuh untuk bahan bakar.

Proses ini dapat disebut sebagai ketosis yang biasanya dimulai 3 atau 4 hari membatasi karbohidrat.

Penurunan berat badan awal pada diet keto disebabkan oleh hilangnya berat air yang terkait dengan penipisan glikogen.

Halaman
1234
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved