Psikolog Forensik Ragu Gilang Alami Fetish Kain Jarik: Kemungkinan Ada Penyimpangan Lain

Psikolog Forensik menyebut dugaan fetish harus ditegakkan, tetapi juga pencabulan sudah pasti hampir bisa diterima.

Youtube/tvOneNews
Psikolog Klinis Forensik A Kasandra Putranto bicara soal kasus viral fetis kain jarik berkedok riset akademi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kasus fetish kain jarik kini semakin ramai dibicarakan publik.

Polisi pun kini tengah bekerja sama dengan pihak Universitas Airlangga untuk mencari keberadaan Gilang.

Hal itu dilakukan untuk mengungkap kasus penyimpangan seksual di lingkungan kampus.

Gilang sendiri merupakan mahasiswa jurusan Sastra Indonesia dari Universitas Airlangga Surabaya.

Sosoknya menjadi viral setelah perbuatan menyimpangnya terkuak di jagat maya.

Gilang disebut memiliki fetish kepada seseorang yang terbungkus kain jarik dan diikat seperti mayat.

Hingga kini, korban dari fetish Gilang mencapai puluhan orang dari berbagai kampus di Surabaya.

Di samping itu, Psikolog Klinis Forensik A Kasandra Putranto justru ragu kalau apa yang dilakukan oleh Gilang itu adalah fetish kain jarik.

Ia malah menduga adanya penyimpangan yang lain dan bukan merupakan fetish.

Dilansir dari Youtube tvOneNews Sabtu (1/8/2020), Kasandra Putranto awalnya menjelaskan terlebih dahulu apa itu fetish.

Viral Kasus Gilang Bungkus, Nafsu Lihat Orang Dibungkus Kain Jarik, Bisakah Penderita Fetish Sembuh?

Dokter Kejiwaan Akui Fetish Bukan Penyakit, Bagaimana dengan Kasus Viral Fetish Kain Jarik ?

Halaman
123
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved