Breaking News:

Bogor Swab Massal

Dinkes Ungkap 3 Kelompok Kasus Pesebaran Covid Yang Mendominasi di Kota Bogor

dr Sri Nowo Retno mengatakan bahwa pesebaran kasus Covid-19 di Kota Bogor terjadi ditiga kelompok.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kadinkes Kota Bogor, dr Sri Nowo Reton (kiri) dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (kanan) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Penyebaran Covid-19 di Kota Bogor saat ini masih mauk dalam kategori sedang.

Kondisi itu dikarenakan saat ini jumlah kasus warga Kota Bogor yang terkonfirmasi positif masih cukup banyak.

Jika tidak adanya disiplin mentaati protokol kesehata  ataupun protokol Covid-19 bisa jadi Kota Bogor masuk dalam tingkat penyebaran tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Sri Nowo Retno mengatakan bahwa pesebaran kasus Covid-19 di Kota Bogor terjadi ditiga kelompok.

"Pertama dari kelompok kasus import case, kedua kasus penularan dalam rumah tangga atau keluarga dan ketiga kelompok faskes," katanya saat menjabarkan perkembangan kasus Covid-19 Kota Bogor, Senin (10/8/2020).

dr Retno mengatakan pertanggal 9 Agustus 2020 kasus import case verada diangka 33 persen kemudian kedua kelompok keluarga 23 persen dan fasilitas kesehatan (Faskes) 20 persen.

Untuk menekan penyebaran atau penularan virus, Pemkot Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor akan terus melakukan swab tes secara masif.

"Target masif kita 1 persen dari jumlah populasi ini juga terkait sesuai target provinsi, gubernur Jawa Barat artinya kalau penduduk kota bogor 1,1 juta jadi target kita 11000, saat ini kita sudah melakuan 8550," katanya.

Dr Retno mengatakan pihaknya akan mengejar target tersebut untuk menekan angka pesebaran Covid-19 di Kota Bogor.

Dengan demikian diharapkan penyebaran virus bisa lebih ditekan sehingga tidak menimbulkan adanya korban

"Ini akan kami kejar jadi lebih baik kami melakukan secara dini jadi ini bentuk kewaspadaan dini kita untuk kita lebih aware dan bisa dilakukan langkah antisipasi agar kasus bisa ditekan, daripada kita tidak aktif tetapi terjadi lonjakan korban berjatuhan, karena ini strategi Kota Bogor untuk menekan penyebaran, dan kita akan melakukan kampanye masif edukasi tentang Covid," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved