Info Kesehatan
Mengenal Kanker Rektum, Ini Gejala dan Penyebabnya
Setelah penyerapan air kembali dan seseorang masih tak kunjung BAB, kotoran bisa mengeras dan timbul sembelit.
Stadium kanker dapat menunjukkan perkembangan kanker sekaligus menentukan jenis pengobatan yang tepat.
Stadium kanker rektum yakni:
- Stadium 0
Stadium 1
Stadium 2
Stadium 3
Stadium 4
Setiap stadium kanker rektum umumnya menimbulkan tanda atau gejala yang khas dialami penderitanya.
Tanda dan gejala kanker rektum yang umum di antaranya:
- Nafsu makan berubah
- Perut kerap terasa tidak nyaman seperti begah, kembung, nyeri
Intensitas buang air besar berubah, bisa jadi lebih sering atau jarang
- Sakit perut saat BAB
- Ada darah di kotoran BAB
- Beberapa gejala di atas bisa mirip dengan masalah kesehatan lain.
Penyebab kanker rektum Menurut Mayo Clinic, penyebab kanker rektum sebagian besar tidak jelas atau belum diketahui.
Perubahan DNA tersebut mengontrol sel tumbuh tak terkendali dan terus berkembang kendati sel sehat sudah mati.
Seiring berjalannya waktu, sel kanker bisa tumbuh dan merusak jaringan sehat di sekitarnya.
Dari temuan beberapa kasus yang kurang umum, penyebab kanker rektum bisa terjadi karena mutasi gen yang diwariskan dari faktor keturunan.
Di antaranya sindrom Lynch dan poliposis adenomatosa familial (FAP).
Tidak doyan atau malas makan sayur dan buah, tapi gemar makan daging merah
- Diabetes
- Merokok
- Untuk mengurangi risiko kanker rektum, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan usus besar dan rektum secara berkala.
Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, harapan sekaligus kualitas hidup jangka panjang penderita kanker rektum bisa meningkat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa itu Kanker Rektum?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/berikut-ini-5-pekerjaan-ini-bisa-tingkatkan-resiko-terkena-kanker-simak-ulasannya.jpg)