Breaking News:

PSBB di Bogor

Jakarta PSBB Total, Wali Kota Bima Arya Antisipasi Lonjakan Wisatawan ke Bogor

Pemerintah Kota Bogor saat ini sedang menyusun aturan detail pengetatan protokol kesehetan disekto-sektor usaha.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto 

Laporan Wartawan TribunnewBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor saat ini sedang menyusun aturan detail pengetatan protokol kesehetan di sektor-sektor usaha.

Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi jika nantinya Pemprov DKI menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) secara total.

Gelombang wisatawan yang datang dari Jakarta pun harus diantisipasi.

Bima Arya mengatakan bahwa ketika Jakarta resmi menerapkan PSBB total maka Pemkot Bogor akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Arus masuk tidak mudah untuk dicegah tapi protokol kesehatan sangat mungkin untuk ditegakan," kata Bima Arya di Balaikota Bogor, Jumat (11/9/2020).

PSBB pra AKB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Pedagang Siomay Curhat Begini

Tak Terapkan PSBB Total seperti Jakarta, Bima Arya : Kalau Tidak Jelas Tidak Mungkin

Artinya, kata Bima Arya warga Jakarta yang datang ke Kota Bogor untuk berwisata atau ke cafe dan restoran harus mengikuti aturan protokol kesehatan yang ketat.

"Kalau warga Jakarta mau buat cafe penuh dan kemudian tidak mengikuti protokol kesehatan ya tidak usah masuk kesitu," ujarnya.

Bima menegaskan bahwa penerapan PSBB total memiliki kelebihan dan kekurangan bagi Kota Bogor terutama dalam pencegahan penularan Covid-19 dan pergerakan orang dari Jakarta ke Bogor.

PSBB secara total akan membuat warga Bogor yang bekerja di Jakarta menjalani rutinitas Work From Home (WFH).

"Sehingga kemungkinan terpaparnya jadi kecil itu plusnya, sehingga tidak membawa virus dari luar," ujarnya.

Meski demikian pihaknya harus mengantisipasi lonjakan wisatawan dari Jakarta Ke Bogor dikarenakan tutupnya beberapa sektor di Jakarta.

"Warga Jakarta yang mungkin akan ke Bogor, baik hari biasa atau akhir hari Minggu karena di Jakarta tutup, nah ini harus kita antisipasi," katanya.

Untuk itu kata Bima penerapan PSBB secara total di Jakarta perlu memperjelas aturan keluar masuk di wilayah DKI Jakarta.

"Bagaimana kebijakan Jakarta tentang izin keluar masuk, ini kan harus clear, kemarin saya tanyakan pak gubernur, pak gubernur bilang belum sampai ke sana. Ya artinya kan urusan kita dengan Jakarta kan bukan orang yang kerja saja, tapi ada orang-orang yang lain, misal menjenguk keluarga dan sebagainya, ini bagaimana, kan harus jelas bagi warga kita yang punya aktifitas di Jakarta," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved