Akan Gelar Rapat Kerja, DPRD Bakal Bahas Soal Hukuman Borgol Bagi Pelanggar PSBB di Bogor
Rencananya pembahasan terkait hukuman borgol yang viral dan jadi polemik di masyarakat ini akan dilakukan dalam waktu dekat.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
"Itu kejadiannya hari Sabtu di sana di Jalur Puncak di Gadog," kata Iman Budiana saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (22/9/2020).
Dia menjelaskan bahwa hukuman untuk pelanggar PSBB dengan diborgol tersebut terjadi tanpa perencanaan.
Dia beralasan bahwa hukuman itu dilakukan oleh anggota yang kebetulan kenal dengan pelanggar sambil bercanda.
"Untuk borgol itu, itu mah hanya spontanitas. Kita tidak merencanakan untuk dilakukan seperti itu. Kebetulan yang bersangkutan kenal dengan petugas kami kemudian sambil berkelakar," kata Iman.
Dia menuturkan bahwa pada saat direkam gambarnya, seolah-olah seperti serius.
Lanjut dia, pelanggar yang diborgol hanya satu orang serta borgol yang digunakan pinjam sementara dari petugas kepolisian.
"Itu mah spontanitas dan hanya satu dan borgolnya itu pinjem dari Sabhara. Itu hanya satu-satunya saja. Ditegor sama kami pun, saya tegor, makanya tidak berlangsung lagi, karena pelanggar itu kenal sama anggota kita, jadi candaan, gitu," ungkap Iman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ketua-dprd-kabupaten-bogor-rudy-susmanto-saat-ditemui-kabupaten-bogor-kamis-2492020.jpg)