Penanganan Covid

Miris Masih Ada Warga yang Tidak Percaya Covid, Mahfud MD : Padahal Korbannya Sudah Banyak

Menkopolhukam Mahfud MD menyayangkan sikap sebagian warga Indonesia yang belum percaya Covid-19

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3/2020). Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur. Jenazah yang dapat dimakamkan di sana, yakni yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan berstatus positif terjangkit virus corona. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamananan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan dirinya mendapat tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kampanye protokol kesehatan.

Menurut Mahfud MD, kampanye protokol kesehatan di saat ini sangat penting.

Pasalnya, selain angka kasus Covid-19 terus meningkat, masih banyak masyarakat yang tidak percaya terhadap virus corona.

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat Dialog Kebangsaan bertajuk Jaga Jarak, Cuci Tangan dan Pakai Masker yang disiarkan kanal YouTube Info Kabupaten Probolinggo, Sabtu (3/10/2020).

"(Protokol kesehatan,red) ini penting karena berdasar hasil survei di Jakarta, itu saja yang kota besar itu ada 30 persen orang tidak percaya bahwa Covid itu ada," kata Mahfud.

Survei BPS 44 Juta Warga Yakin Tidak Terpapar Covid-19, Doni Monardo Ingatkan Fakta Lapangan

Bahkan, kata Mahfud MD, ada lebih dari 17 persen masyarakat di seluruh tanah air tidak percaya adanya Covid-19.

Mahfud MD menilai, hal itu tentunya sangat berbahaya, sebab akan ada banyak orang lagi yang akan terpapar Covid-19.

Selain itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini sangat menyangkan masih banyak orang yang tidak percaya virus Corona.

"Sementara korbannya sudah berjuta-juta," tambahnya.

Kemenkes Bakal Tegur Faskes yang Terapkan Tes Swab Diatas Rp 900 Ribu

Mahfud MD pun mengatakan, bahwa virus Corona tidak memandang gender, agama serta kelompok sosial di masyarakat.

Maka, ia meminta masyarakat terus waspada dan disipilin dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Oleh sebab itu, saya bertugas sekarang ini antara lain memberi tahu agar kita semua menegakkan disiplin protokol kesehatan menegakkan disiplin protokol," tegas Mahfud MD.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Men cuci tangan, dan selalu Men jaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahfud MD Miris 17 Persen Masyarakat Tak Percaya Covid-19, Sementara Korbannya Sudah Berjuta-juta

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved