Breaking News:

Penanganan Covid

Survei BPS 44 Juta Warga Yakin Tidak Terpapar Covid-19, Doni Monardo Ingatkan Fakta Lapangan

Sekitar 44,9 juta penduduk Indonesia hingga kinu masih merasa tidak mungkin terpapar Covid-19.

Editor: Soewidia Henaldi
Kompas.com
Kepala BNPB Doni Monardo dan Menteri Pariwisata Wishnutama usai merapatkan mitigasi bencana di kawasan wisata, Jumat (3/1/2020).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) tanggal 14 – 21 September yang lalu, masih terdapat 17% dari warga negara Indonesia yang merasa tidak mungkin dan sangat tidak mungkin terpapar Covid-19.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan 17% dari total penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta penduduk, berarti setara dengan sekitar 44,9 juta orang.

“Berdasarkan kelompok umur baik usia muda maupun yang diatas 60 tahun itu sama, tidak terlalu jauh meleset, dari aspek pendidikannya juga tidak terlalu berbeda, tetapi memang dilihat dari kelompok umur mereka yang usianya sudah relatif tua itu relatif lebih rendah dibandingkan yang muda,” kata Doni di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Doni mengingatkan fakta di lapangan sudah ada jutaan korban jiwa akibat COVID-19 secara global.

Bahkan di Indonesia sendiri jumlah warga yang terpapar Covid-19 sudah mencapai 10 ribu orang.

Kemenkes Bakal Tegur Faskes yang Terapkan Tes Swab Diatas Rp 900 Ribu

"Korban jiwa di tingkat global telah mencapai lebih dari 1 juta orang, yang terpapar lebih dari 33 juta orang. Di tanah air kita yang sudah terpapar sudah lebih dari 280 ribu orang, dan yang wafat itu mencapai 10 ribu orang, suatu angka yang sangat besar," tuturnya.

Menurutnya hal yang yang membuat masyarakat menjadi tidak patuh, tertinggi pertama karena tidak adanya sanksi.

Doni mengatakan hasil survei itu menjadi referensi bagi pemerintah untuk menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol covid-19.

“Masyarakat masih berharap adanya sanksi bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan, kemudian ada juga di sini adalah suri tauladan, aparat atau pemimpin tidak memberi contoh,” imbuhnya.

Presiden AS hingga Pejabat, Mahfud MD Sebut Covid-19 Tidak Pandang Bulu : Semua Diserang

Selain kepatuhan terhadap protokol kesehatan, menurutnya peran dari media sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat akan protokol kesehatan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved