Mengintip Aktivitas Pabrik Kerupuk di Desa Bojonggede Bogor, Awalnya Ngontrak Kini Punya 36 Karyawan
Tidak mengenyam pendidikan yang tinggi, tak membuat Dodo putus asa untuk menjadi seorang pengusaha sukses.
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Tidak mengenyam pendidikan yang tinggi, tak membuat Dodo putus asa untuk menjadi seorang pengusaha sukses.
Dodo yang tidak tamat pendidikan sekolah dasar terus berusaha melawan keterbatasan dengan semangat berusaha yang tinggi.
Berbekal pengalaman sebagai penjual kerupuk di kampung halamannya di Ciamis, Dodo memutuskan untuk merantau ke Bojonggede dan merintis bisnis kerupuk yang saat ini diberi nama Dila.
"Saya sudah mulai usaha kerupuk itu sekitar 15 tahun lalu. Awalnya, saya hanya mengontrak satu rumah di Bojonggede juga," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (13/10/2020).
"Saya ini memang meneruskan tradisi di kampung saya di Ciamis. Di kampung itu, saya ikut bekerja sebagai penjual kerupuk. Dari sana saya mulai berkeinginan menjalani bisnis ini sendiri dan akhirnya pindah ke Bojonggede," tambahnya.
Dengan berbekal semangat yang tinggi, Dodo merintis bisnis kerupuk sejak 2005 dengan peralatan manual dan dua tenaga kerja.
"Awalnya itu saya menjalani bisnis ini berdua dengan rekan saya. Secara manual. Dulu tidak menggunakan mesin. Benar-benar dicetak manual menggunakan tenaga manusia," jelasnya.
Seiring berjalannya waktu, Dodo mampu membeli rumah yang saat ini dijadikan pabrik kerupuk di Kampung Bulak Desa Bojonggede, RT 03 RW 11 No 24, Kabupaten Bogor.
"Saya punya pabrik sendiri itu tahun 2005. tahun 2010-an itu mulai menggunakan mesin," ungkapnya.
Tak hanya itu, Dodo kini memiliki karyawan sebanyak 36 dan yang bertugas dalam urusan produksi itu sebanyak 7 orang.
"Alhamdulillah saat ini ada 36 orang karyawan dan dibagian produksi 8 orang," tegasnya.
Per harinya, Dodo mampu untuk mendistribusikan sebanyak puluhan kerupuk di dalam kaleng.
"Awal itu 150 kaleng dan sekarang sudah hampir 300 kaleng kerupuk yang dijual. Alhamdulillah," paparnya.
Terkait distribusi, Dodo saat ini mendistribusikannya kebeberapa wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.