Breaking News:

Tampang Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Bandung, Neng Yeti Ditusuk karena Ingin Lihat HP Suami

Neng Yeti ditemukan tewas di kamar kontrakan Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
Istimewa via TribunJabar
Polisi saat mengumpulkan keterangan dari saksi terkait dugaan pembunuhan seorang wanita yang tengah hamil tujuh bulan di Soreang. 

Namun tak lama kemudian, terdengar kembali suara.

Kali ini Wiwin mendengar suara mual dan batuk di kamar Neng Yeni.

Pada Sabtu sekitar pukul 18.00 WIB, saksi Dede sengaja mendatangi kontrakan Neng Yeti.

Dede bermaksud menawarkan makanan.

Pasalnya Dede merasa tak melihat korban sejak pagi.

Padahal Neng Yeti rutin membeli sarapan di tempat Dede.

Saat dipanggil, Dede tak mendapat jawaban apapun di kontrakan Neng Yeni.

Dede lalu memanggil Mulyadi, penjaga kontrakan.

Dede meminta Mulyadi mengecek.

Saat itu kontrakan Neng Yeti terkunci.

"Saat saksi Mulyadi membuka pintu, kemudian saksi Dede masuk ke dalam kontrakan kamar korban dan melihat korban sudah terlihat terlentang, meninggal dunia," ucap Hendra Kurniawan.

Dede dan Mulyadi bergegas melaporkan kejadian itu ke petugas.

Dari hasil pemeriksaan, kata Kasat Reserse Kriminal Polresta Bandung AKP Bimantoro Kurniawan, Neng Yeti ternyata sedang hamil.

"Korban Neng Yeti tengah mengandung 7 bulan," kata AKP Bimantoro Kurniawan dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Menurutnya, Neng Yeti baru tiga minggu tinggal di kontrakan tersebut.

Malahan Neng Yeti baru saja menggelar syukuran 7 bulanan.

Bimantoro mengatakan, terdapat luka sayatan di bagian dagu sebelah kiri dan luka lebam di bagian wajah korban.

"Diduga tindak pidana pembunuhan," kata dia.

Atas kejadian ini, korban dibawa ke RSHS Bandung untuk dilakukan otopsi.

Hasilnya, Neng Yeti mengalami luka di bagian wajah dan leher.

"Diduga akibat benda tajam," kata Bimantoro.

Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pembunuhan ini.

"Saat ini kita sedang lakukan pengejaran pelaku ke daerah Jawa Tengah," ucap Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan.

Sementara, kata Bimantoro, pihaknya melakukan pemeriksaan para saksi dan penyelidikan terhadap siapa pelakunya.

Pihaknya mengupayakan pelaku cepat tertangkap.

"Dugaan ada, tapi kami masih memeriksa saksi-saksi, untuk menentukan siapa tersangkanya. Selanjutnya kami berupaya melakukan pengejaran pada terduga tersangka," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved