Breaking News:

Info Kesehatan

Cara Mengobati Rematik Pakai Ramuan Alami, Bahannya Mudah Didapat

Rematik adalah timbulnya rasa sakit yang diakibatkan otot atau persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan.

Editor: Ardhi Sanjaya
Shutterstock
ilustrasi rematik 

Kayu manis pun dipercaya bisa meredakan pembengkakan itu.

Campurkan saja kayu manis ke dalam teh atau kopi, supaya manfaatnya terasa. Mudah, kan?

5. Lada hitam

Kini ada lada hitam, rempah yang tidak sepedas cabai tapi tergolong dalam obat rematik alami.

Bumbu dapur yang dikenal sebagai rajanya rempah-rempahan ini memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri.

Penelitian membuktikan komponen kimia lada hitam seperti piperine, sangatlah efektif untuk mengobati peradangan akut.

5. Cabai rawit

Cabai rawit ataupun cabai pedas lainnya telah digunakan sebagai obat alami sejak zaman dahulu.

Sebab, setiap cabai mengandung senyawa alami bernama capsaicinoids, yang membuatnya masuk dalam daftar obat rematik alami.

Selain itu, cabai juga sering dijadikan obat alami untuk masalah pencernaan.

Kecil-kecil cabai rawit, walau kecil tapi bisa mengusir penyakit.

7. Cengkeh

Sakit perut, mual, radang mulut dan tenggorokan, hingga rematik adalah segelintir penyakit yang ternyata bisa diobati dengan cengkeh.

Rempah-rempahan yang sering dijadikan tambahan dalam minuman teh ini ternyata bersifat antiinflamasi juga.

Selain bumbu dapur, terdapat juga bahan alami lain yang bisa menjadi obat tradisonal rematik.

Berikut bahan alami yang bisa bantu redakan rematik:

- Saffron

Dalam jurnal berjudul Saffron: The Golden Spice with Therapeutic Properties on Digestive Diseases, saffron dipercaya untuk mengobati beberapa penyakit, di antaranya rheumatoid arthritis.

Sama seperti rempah-rempah di atas, saffron juga memiliki sifat antiinflamasi yang membuatnya dapat menjadi obat rematik alami, karena mengandung crocin dan crocetin.

- Timi

Timi atau thyme adalah tumbuhan yang paling sering digunakan untuk mengobati pasien rheumatoid arthritis.

Timi memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi, yang bisa memberikan manfaat terapeutik pada penderita rematik.

Untuk mengusir rematik, tidak cukup hanya mengonsumsi obat tradisional saja.

Pola hidup pagi penderita rematik juga harus diperhatikan.

Sebab pola hidup juga dipercaya dapat membantu menyembuhkan rematik secara alami.

1. Cukup tidur

Melansir Health Line, cukup tidur penting bagi semua orang, tetapi hal ini menjadi sangat penting bagi mereka yang menderita rematik.

Studi pada 2018 menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi tingkat rasa sakit dan kemampuan penderita rematik untuk bergerak.

Usahakan untuk tidur setidaknya 8 jam setiap malam.

Jika Anda mengalami insomnia atau jika Anda mengira apnea tidur, bicarakan dengan dokter untuk diagnosis dan rencana perawatan.

2. Olahraga teratur

Olahraga teratur adalah cara yang bagus untuk memperkuat otot dan meningkatkan jangkauan gerak sendi.

Penelitian pada 2014 menemukan bahwa olahraga juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan kelelahan pada orang dengan rematik.

Pilih olahraga yang tidak menekankan persendian.

Misalnya, jalan cepat atau berenang. Anda tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga yang memiliki risiko tinggi karena aktivitas ini malah bisa memperparah gejala rematik.

Ketika berolahraga, tenanglah ketika persendian Anda terasa nyeri atau meradang.

Ambil waktu untuk istirahat hingga nyeri sendi mereda.

Sementara itu, jika tak percaya diri untuk melakukan olahraga sendiri, Anda juga bisa meminta bantuan atau berkonsultasi dengan fisioterapis.

3. Pijat

Pijat dapat dilakukan oleh terapis terlatih, anggota keluarga, atau Anda sendiri, dan dapat memperbaiki gejala rematik.

Sebuah studi pada 2013 menemukan bahwa setelah satu bulan, orang-orang dengan rematik yang menerima pijatan tekanan sedang memiliki lebih sedikit rasa sakit, kekuatan cengkeraman yang lebih, dan peningkatan rentang gerak dibandingkan mereka yang menerima pijatan tekanan ringan.

Beri tahu ahli terapi Anda jika Anda mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan selama pijatan sehingga mereka dapat melakukan penyesuaian.

4. Atur pola makan

Makanan yang Anda makan tidak hanya memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, tetapi dapat membantu meningkatkan kondisi medis tertentu.

Dalam studi pada 2017, 24 persen orang mengatakan bahwa diet mereka memengaruhi gejala rematik.

Penelitian mengungkap, diet dapat memperlambat perkembangan rematik dan mengurangi kerusakan pada sendi.

Jenis makanan yang dikomendasikan untuk mengatasi rematik, yakni penuh dengan antioksidan dan sifat anti-inflamasi, seperti:

- Sayuran mentah atau sedikit dimasak

- Rempah-rempah, termasuk kunyit dan jahe

- Buah

- Yogurt

Sementara, para penderita rematik dianjurkan untuk membatasi makan makanan olahan, gula, dan produk hewani.

5. Kompres es atau air hangat

Melansir WebMD, banyak dokter merekomendasikan perawatan panas dan dingin untuk meringankan gejala rematik.

Masing-masing perawatan tersebut menawarkan manfaat yang berbeda:

Dingin dapat mencegah pembengkakan dan peradangan sendi.

Sebagai contoh, oleskan kompres es ke sendi yang sakit saat terjadi serangan rematik selama kurang lebih 15 menit.

Sedangkan, intervensi panas dapat melemaskan otot-otot Anda dan memacu aliran darah.

Anda dapat menggunakan bantal pemanas lembab atau handuk hangat.

Anda juga melakukan perawatan panas dengan mandi air hangat.

Biarkan air hangat menghantam area yang menyakitkan di tubuh Anda.

Itu bisa membantu menenangkannya.

(TribunJakarta/Kompas.com)

SebagianArtikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Bumbu Dapur yang Bisa Jadi Obat Rematik Alami"

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Cara Alami Meredakan Rematik, Rutin Konsumsi 7 Obat Tradisional Ala Rumahan Ini!

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved