Persikabo 1973

Ulang Tahun ke-24, Ini Cerita Perjalanan Karir Gustur Cahyo Putro

Pemain yang lahir di Magelang 11 Januari 1997 itu mengatakan bahwa bapaknya pernah berbohong demi anaknya dapat bermain sepak bola.

Tayang:
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
istimewa
Gustur Cahyo Putro usai melakukan latihan bersama tim Persikabo 1973 di Lapangan PMPP, Hambalang. 

"Untuk ibu, menurut saya wanita paling sempurna di dalam hidup saya, selain bapak, ibu juga banyak berkorban. Dulu itu, ibu menyisahkan uang belanjanya hanya untuk ngasih ongkos untuk saya naik angkot ke SSB," bebernya.

"Pada waktu itu, ibu saya pernah menjual perhiasan bahkan ibu saya setiap kali membelikan saya barang itu ibu saya nyicil. Tapi ibu saya tidak pernah bilang ke saya. Karena memang dulu hanya bapak yang kerja, ibu merupakan ibu rumah tangga mengurus saya dan adik-adik saya," tambahnya.

Gustur pun berharap di hari ulang tahunnya ini, sepak bola Indonesia dapat bergulir kembali.

Dengan begitu, Gustur akan giat pula menabung dan memberangkatkan kedua orang tuanya ke tanah suci.

"Impian saya masih sama. Semoga sepak bola ini segera bergulir, saya bisa mencari nafkah di sepak bola, bisa memberangkatkan haji kedua orang tua saya. Selama masih sehat, impian saya itu memberangkatkan haji kedua orang tua saya," tegasnya.

Tak hanya itu, Gustur juga menegaskan bahwa selama nafasnya berhembus, maka dirinya akan berupaya untuk terus berbakti kepada kedua orang tuanya.

"Jadi perjuangan, perjalanan, puncak karir saya, semuanya akan saya habiskan selama saya masih bujang dan sampai nanti suatu saat saya menikah, orang tua tetap menjadi prioritas, selagi saya mampu saya akan membantu kedua orang tua saya, kapanpun dan apapun yang orang tua saya minta. Insha Allah pasti saya akan berusaha ada untuk orang tua saya," ungkapnya.

Spesial di hari ulang tahunnya, Gustur pun mengucapkan rasa terima kasih kepada orang tuanya yang telah berjuang, bekerja keras demi kebahagiaan anaknya.

"Terima kasih kepada kedua orang tua, keluarga yang telah mendukung saya selama ini berkarir di sepak bola selama 7 tahun," ujarnya.

Semoga diumur saya yang ke-24 tahun ini, saya menjadi pribadi yang lebih baik dalam segi apapun, tumbuh dalam segala hal baik karir sepak bola, kerja, maupun beribadah semoga lebih baik lagi ke depannya.

Nama: Gustur Cahyo Putro

Orang tua

- Ayah: Toto Prayitno
- Ibu: Waktu Setyowati

Adik: 

- Katon Wahyu Jatmiko 
- Sukma Endah Pratiwi

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved