Sriwijaya Air Jatuh
Pesan Captain Afwan Pada Pria yang Ditraktir di Minimarket : Pesawat Boleh Delay, tapi Sholat Jangan
Pesan menyentuh tersebut, disampaikan Captain Afwan pada pria berkemeja putih yang terlihat bersama di sebuah minimarket.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Nofri menceritakan, Captain Afwan membawa pesawat SJ 025 pada Kamis (7/1/2021).
Saat landing, Captain Fawan meminta Nofri turun pesawat untuk melaksanakan sholat magrib di musola Bandara Internasional Minangkabau.
Sementara perjalanan Pesawat SJ 025 rute Padang-Jakarta masih panjang.
Itu membuat Nofri tak bisa meninggalkan pesawat.
"Namun saat itu saya tidak bisa meninggalkan pesawat, akhirnya Captain Afwan pergi ke mushala dulu, baru setelah itu saya menyusulnya," kata Nofri saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (19/1/2021).
Selesai sholat berjamaah, Captain Afwan terlihat pindah duduk ke arah sudut mushala.
"Saya melihat Captain Afwan melakukan sholat sunah dan berdoa dengan khusyuk dalam waktu yang lama," terang pria asal Solok Selatan ini.
Dalam penerbangan itu, Nofri bertugas sebagai Ramp Handling atau koordinator untuk mencatat semua pergerakan pesawat.

Maka itulah Nofri tak bisa meninggalkan pesawat terlalu lama.
Ia lantas memutuskan untuk kembali ke pesawat.
Selesai menjalankan tugasnya, Nofri kembali ke musola untuk meminta izin boarding pada Captain Afwan.
Namun ketika dihampiri, Nofri melihat Captain Afwan masih khusyuk menjalankan ibadan.
Nofri pun memutuskan untuk boarding, pasalnya Captain Afwan seperti itu, tak perlu menunggu jika akan boarding.
Menurut Nofri juga, kebiasaan Captain Afwan setelah landing memang selalu turun dari cockpit untuk melakukan sholat, baik wajib maupun sunnah.
Setelah boarding selesai, Nofri kembali ke mushala untuk menemui Captain Afwan, tapi saat sampai di sana Captain Afwan masih berdoa.