Info Kesehatan
Sudah Divaksin Covid-19, Benarkah Tubuh Jadi Kebal pada Virus Corona? Ini Kata Dokter
ada yang berpendapat vaksin virus corona akan memberikan kekebalan pada tubuh dan mengakhiri pandemi virus corona.
Sementara itu, efikasi atau kemanjuran merupakan kemampuan suatu vaksin dalam mencegah penyakit dalam keadaan ideal dan terkontrol.
"Nah efikasinya seperti apa yang dituju itu tergantung protokol uji klinisnya. Kebetulan untuk vaksin Covid-19 ini sasarannya adalah Covid-19 yang bergejala.
Jadi yang dihitung adalah efikasi vaksinnya untuk Covid-19 yang bergejala" ujar Adam.
Untuk penyakit Covid-19, ada kondisi pasien yang bergejala maupun pasien yang tidak bergejala atau orang tanpa gejala (OTG).
Adam menjelaskan, vaksin mungkin saja dapat mencegah Covid-19 dari pasien OTG, tetapi harus dibuktikan terlebih dulu melalui uji klinis.
Diketahui, hasil uji klinis vaksin Moderna dan AstraZeneca menunjukkan potensi vaksin tersebut untuk mencegah Covid-19 tanpa gejala.
Baca juga: Update Covid-19 Kabupaten Bogor 21 Januari 2021 : Bertambah 68 Sembuh, 94 Positif Baru, 4 Meninggal
Adam mengungkapkan, selain Covid-19, semua penyakit yang sudah tersedia vaksinnya memiliki tujuan yang sama yakni memunculkan kekebalan pada tubuh orang yang disuntik dan akhirnya menciptakan herd immunity.
Selain itu, vaksin juga bertujuan untuk menurunkan jumlah kasus suatu penyakit infeksi, terutama kasus berat, dan menekan angka kematian akibat penyakit infeksi tersebut.
"Kalau untuk apa yang bisa dicegah oleh vaksin tersebut (infeksi berat, bergejala, atau bahkan terinfeksi) itu bisa berbeda-beda tiap penyakitnya, tergantung pada kemampuan vaksin yang sejauh ini sudah ditemukan," ujar Adam.
Ia mengatakan, pemahaman jika sudah divaksin otomatis dapat kebal terhadap penyakit adalah keliru.
"Iya (keliru), kembali lagi dengan efektivitas vaksinnya seperti apa dan setiap penyakit bisa berbeda-beda," lanjut dia.
Sebelumnya diberitakan, vaksin Covid-19 diberikan dalam dua dosis suntikan.
Antibodi akan terbentuk setelah sekitar 14-28 hari penerima vaksin mendapatkan suntikan kedua.
Setelah menerima vaksin, protokol pencegahan Covid-19 dengan menerapkan langkah 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, tetap harus dilakukan.
Untuk memahami cara kerja vaksin, baca selengkapnya di sini: Bagaimana Cara Kerja Vaksin?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sudah Divaksin Apakah Jadi Kebal? Jangan Keliru Memahami, Simak Penjelasan Dokter", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/22/120500465/sudah-divaksin-apakah-jadi-kebal-jangan-keliru-memahami-simak-penjelasan?page=all#page2.