Breaking News:

Pengakuan Tersangka Prostitusi di Puncak - Segini Tarif PSK Muda, Muncikari Dapat Jatah Rp 100 Ribu

Praktik prostitusi di Puncak yang dikelola NO dan LS rupanya telah berjalan selama satu tahun.

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
Tribun Jabar
Ilustrasi PSK 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Praktik prostitusi di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Bogor yang telah berjalan selama satu tahun akhirnya terkuak.

Para tersangka yakni muncikari berinisial NO (35) dan seorang penjaga vila berinisial LS (33) pun mengurai pengakuan tak terduga.

Rupanya dari hasil menjajakan sejumlah perempuan pekerja seks komersial (PSK), keduanya mendapat jatah bayaran sejumlah ratusan ribu rupiah.

Tak hanya perihal bayaran yang diterima tersangka, tarif PSK atau korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pun ikut terungkap.

Selain itu, terkuak pula adanya praktik PSK di bawah umur.

Berdasarkan pengungkapan praktik prostitusi di Puncak, PSK yang disediakan NO memiliki usia bervariasi, mulai dari yang usia 17 tahun hingga 31 tahun.

Pengakuan Tersangka

LS, karyawan vila mengurai pengakuan saat diamankan pihak kepolisian.

LS mengaku selama ini menyasar para pengunjung atau wisatawan yang hendak menginap di vilanya untuk menyewa 'jasa' PSK.

Baca juga: Bahas Ramalan Mbak You Soal Presiden, Sudjiwo Tejo : Banyak yang Gak Yakin tapi Takut Dampaknya

Baca juga: 153 WN China Tiba di Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta, Ini Penjelasan Imigrasi

LS akan langsung menghubungi NO ketika ada tamu yang berminat dengan PSK.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved