Breaking News:

Info Kesehatan

Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 Harus Pakai Oximeter di Rumah, Ini Fungsinya Kata WHO

Rekomendasi penilaian klinis, termasuk pertimbangan keputusan masuk rumah sakit dan unit peratan intensif (ICU).

Editor: Soewidia Henaldi
SHUTTERSTOCK/Tashatuvango
Ilustrasi Happy hypoxia adalah kondisi menurunnya kadar oksigen dalam darah, namun tidak disertai gejala atau keluhan pada pasien. Banyak terjadi pada pasien Covid-19 dan menyebabkan kematian. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengeluarkan panduan terbaru terkait penanganan Covid-19.

WHO menganjurkan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah memiliki oximeter.

Hal ini tertuang dalam pedoman tata laksana Covid-19 WHO yang diperbarui pekan lalu, Senin (25/1/2021).

Dalam pedoman berjudul "Covid-19 clinical management: living guidance" di laman resminya, WHO mengatakan ada lima rekomendasi terbaru, yakni:

1. Rekomendasi penilaian klinis, termasuk pertimbangan keputusan masuk rumah sakit dan unit peratan intensif (ICU).

2. Rekomendasi penggunaan alat oximetri nadi di rumah sebagai bagian dari paket perawatan.

Baca juga: Kisah Anak Yatim Piatu Sembuh dari Covid-19, Dijemput Dinas Sosial hingga Puluhan Orang Ingin Adopsi

Baca juga: Sebelum Divaksin Covid-19 Perlu Tidur Cukup, Ini Alasannya Menurut Ahli

3. Rekomendasi bersyarat untuk posisi terjaga atau awake prone positioning saat gejala parah.

4. Rekomendasi menggunakan dosis antikoagulan tromboprofilaksis daripada dosis menengah atau terapeutik pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, dan menggunakan anti-koagulan dosis rendah untuk mencegah pembekuan darah.

5. Rekomendasi penggunaan paket perawatan (didefinisikan sebagai tiga atau lebih praktik berdasarkan bukti yang disampaikan bersama-sama dan secara konsisten untuk meningkatkan perawatan) yang dipilih secara lokal oleh rumah sakit atau ICU dan disesuaikan seperlunya untuk keadaan lokal pada pasien dengan COVID-19 kritis (sangat kepastian rendah).

Baca juga: Hati-hati, Masalah Lidah dan Mulut Bisa Jadi Gejala Baru Covid-19, Ini Penjelasan Ahli

Baca juga: Kenali 15 Gejala Covid-19 yang Wajib Diwaspadai, Simak Penjelasannya

Menyoroti poin nomor 2 - pasien Covid-19 yang menjalankan isolasi mandiri di rumah harus menggunakan oximeter nadi ( pulse oximeter)-, juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan bahwa, hal ini agar pasien dapat mengukur kadar oksigen secara mandiri.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved