Permohonan Pembantaran Belum Disetujui Polisi, Habib Rizieq Khawatir Nasibnya Seperti Ustadz Maaher

Permohonan Pembantaran Belum Disetujui, Habib Rizieq Khawatir: Apa HRS mau di-Maaher-kan?

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Habib Rizieq Shihab ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata, di Rutan Bareskrim Polri, Senin (8/2/2021).

Terkait hal itu, Habib Rizieq yang masih ditahan di Rutan Bareskrim rupanya merasa takut mengalami kejadian seperti Ustaz Maaher At-Thuwailibi.

Hal itu disampaikan oleh Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunTimur, Rabu (10/2/2021), Aziz Yanuar mengkhawatirkan permohonan pembantaran kliennya tak pernah dikabulkan polisi.

" HRS berulang kali ajukan permohonan pembantaran dan penangguhan untuk pemulihan kesehatan, tapi juga tidak dipedulikan," kata Aziz Yanuar.

Ia pun khawatir Habib Rizieq akan mengalami nasib yang sama dengan Maaher At-Thuwailibi.

"Apa HRS mau di-Maaher-kan? Itu kata beliau," kata Aziz Yanuar saat dikonfirmasi, Selasa (9/2/2021).

Kini, kondisi Habib Rizieq, kata Aziz Yanuar, belum bisa dikatakan pulih maksimal.

"Masih pemulihan," ucapnya.

Habib Rizieq Shihab pun menyampaikan perasaan atas wafatnya Maheer.

Polisi Tolak Ungkap Penyakit Maaher At-Thuwailibi, Pengacara Singgung Bintik Hitam di Tubuh Almarhum

Kondisi Pilu Maaher At-Thuwailibi Sebelum Meninggal, Ustaz Yusuf Mansur : Sampai Jualan Minyak Wangi

"Beliau sangat sedih dan berduka cita, Ustaz Maheer sudah sakit parah," kata Aziz Yanuar, kuasa hukum Rizieq Shihab saat hubungi, Selasa (9/2/2021).

Aziz mengatakan, Habib Rizieq menyayangkan permohonan pembantaran Maheer At-Thuwailibi tidak pernah ditanggapi oleh pihak kepolisian.

"Penangguhan tapi tidak dipedulikan, pernah dirawat sebentar, tapi tidak tuntas, akhirnya meninggal," ucapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri membenarkan kabar tersangka kasus ujaran kebencian Maheer At-Thuwailibi meninggal dunia di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021) malam.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved