Nestapa Istri Siri Dijual Suami ke Pria Hidung Belang, Nasibnya Berakhir Mengenaskan di Dalam Lemari
Wanita yang tewas di hotel ternyata dihabisi suami sirinya. Pelaku sembunyikan jasad korban di lemari.
Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terungkap sosok pelaku pembunuhan wanita yang ditemukan di lemari hotel Semarang pada Kamis (11/2/2021).
Pelaku, OA (30) ternyata suami siri korban, M (24).
Diketahui bahwa OA telah menikah siri dengan korban meski masih berstatus suami sah dari orang lain dan sedang dalam proses cerai.
Keduanya tinggal di kamar nomor 102 sejak sepekan terakhir.
Pelaku menghabisi nyawa istri sirinya karena mengaku kesal.
Sebelum beraksi, pelaku pun sempat cekcok dengan korban.
"Cemburu karena lelaki tidak kerja. Kedua, hari tertentu si korban menjumpai lelaki itu bersama wanita lain. Tersinggung marah dan terjadi (cekcok) sampai aksi pembunuhan," ujar Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang, Jumat (12/2/2021).
Pelaku melakukan aksinya dengan mencekik korban.
• Melawan Usai Dianiaya, Sisa Tenaga Wanita Penjual Sayur Tak Mampu Hentikan Amukan Pria Sadis Ini
• Misteri Wanita Ditemukan Tewas di Lemari Terkuak, Berawal dari Pertengkaran Berujung Tragis
Selain itu korban juga dibenturkan ke lantai.
"Setelah meninggal masukkan dalam lemari," kata dia.
Sementara itu Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana menuturkan pembunuhan tersebut dilakukan pada Kamis (11/2) pukul 02.30 dini hari.
Setelah beraksi, pelaku langsung melarikan diri.
"Setelah mengetahui meninggal pelaku memesan ojek online ke pasar Banyumanik.
Kemudian memesan travel untuk pulang ke Wonosobo,"tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pelaku mempunyai istri dan satu orang anak.

Saat ini pelaku dan istri sahnya sedang proses perceraian.
"Kenal dengan korban sekitar dua tahun," ujarnya
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 dan 365 KHUP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Pelaku sudah mengenal korban semenjak 2 tahun silam saat berada di sebuah kafe di daerah Cilacap.
Pelaku mucikari
Terungkap jika pelaku ternyat seorang yang mucikari yang menjajakan korban kepada lelaki hidung belang.
Pelaku menjual korban melalui sebuah aplikasi.
• Kesaksian Anak Lihat Ayahnya Habisi Putri Kades, Pelaku Emosi Uang Rp 1000 Ditolak Korban
• Habisi Penjaga Cefe, Pria Ngaku Emosi Pacarnya Diganggu, Terkuak Setelah Makam Korban Dibongkar
Dilansir dari TribunJateng, dalam sehari dia berhasil mencarikan istri sirinya sebanyak 10 pelanggan.
Pelaku memasang tarif sebesar Rp 350 ribu per jam.
"Dari tarif itu saya mendapatkan Rp 100 ribu sedangkan yang perempuan mendapat Rp 250 ribu," ujarnya saat dihadirkan pada gelar Perkara di Mapolrestabes Semarang, Jumat (12/2/2020).
Ia mengatakan jika biaya yang dikeluarkan untuk sewa kamarnya selama sehari sebesar Rp 150 ribu.

Ia pun mengaku baru seminggu menyewa kamar tersebut.
"Tahun ini baru ini saya menggunakan hotel ini. Sebelumnya di Kebumen. Tapi sebelumnya lagi lebih sering di Kerawang Jawa Barat," kata dia.
OA mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena sering dicaci maki.
Selain itu korban disebut cemburu melihatnya ngobrol dengan orang lain.
"Saya ngobrol dengan orang lain yang tinggal di situ," tuturnya.
Sebelumnya diwartakan seorang wanita ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam lemari.
Jenazah wanita itu ditemukan dalam lemari kamar hotel Semarang pada Kamis (11/2/2021).
Korban ditemukan pertama kali oleh petugas hotel yang hendak bersih-bersih.
Diketahui bahwa korban beridentitas MY (24).
Korban merupakan warga Dusun Pasir Tanjung, Sidajaya, Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Untung Kistopo membenarkan adanya penemuan mayat dalam lemari.
"Benar ada pembunuhan tersebut, kasus ditangani Polrestabes Semarang," katanya seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJateng.com.
Kesaksian petugas hotel
Korban ditemukan dalam lemari hotel dengan posisi duduk.
Kedua kaki depan menghadap ke atas sedangkan tubuh korban tindih tas.
Sebelum ditemukan tak bernyawa, MY check in di kamar 102 yang menjadi tempat ditemukannya korban.
Jasad korban pembunuhan dibawa oleh pihak Kepolisian dari kamar hotel Semarang, Kamis 11 Februari 2021. (Ist/TribunJateng)
Dari informasi yang diterima, korban sebelumnya check in bersama seorang pria.
Pria yang belum diketahui identitasnya itu kemudian meninggalkan hotel seorang diri pada Kamis (11/2/2021) sekira pukul 04.49 WIB.
Saat itu, seorang saksi sempat diminta mengantar pria yang diduga sebelumnya bersama korban ke terminal Bayangan di Sukun, Banyumanik.
Pria itu beralasan hendak pulang ke Wonosobo.
"Polisi sudah kantongi identitas terduga pelaku. Pelaku masih diburu," bebernya.
Sementara itu karena merasa sudah tak ada aktivitas di kamar tersebut, petugas hotel pun berniat bersih-bersih.
Petugas hotel menuju kamar tersebut hingga akhirnya menemukan jenazah korban dalam lemari.