Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Sebanyak 1.000 Kendaraan Diputar Balik di Puncak Bogor Selama Libur Imlek, Termasuk 10 Moge

Lebih dari 1.000 kendaraan diputar arah oleh petugas gabungan selama libur akhir pekan dan Imlek

Dokumentasi Humas Polres Bogor
Lebih dari 1.000 kendaraan diputar arah oleh petugas gabungan selama libur akhir pekan dan Imlek termasuk 10 moge di kawasan Puncak Bogor karena tak bisa menunjukan surat antigen. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Lebih dari 1.000 kendaraan diputar arah oleh petugas gabungan selama libur akhir pekan dan Imlek di kawasan Puncak Bogor karena tak bisa menunjukan surat antigen.

Sebab, Pemkab Bogor menerapkan aturan wajib membawa surat antigen bagi masyarakat yang memasuki Kabupaten Bogor termasuk Puncak.

Dari 1.000 unit kendaraan yang diputar balik petugas ini, sebanyak 820 kendaraan di antaranya adalah mobil atau kendaraan roda empat.

"Selain memutarbalikkan 820 kendaraan roda empat, kami juga memutarbalikan lebih dari 200 kendaraan roda dua," kata Kasat Lantas Iptu Dicky Anggi Pranata kepada wartawan, Minggu (14/2/2021).

Dalam operasi yustisi gabungan Polres Bogor bersama Kodim, Satpol PP dan Dishub ini, petugas juga memutarbalikan pengendara motor besar atau motor gede (moge).

Mereka yang dIputarbalikan ini kedapatan tidak bisa menunjukan surat antigen.

"Kami pun memutarbalikkan 10 kendaraan rombongan motor besar yang hendak melintasi kawasan puncak lagi tanpa membawa surat keterangan swab antigen," kata Dicky.

Diketahui, pengetatan operasi wajib antigen di kawasan Puncak Bogor ini dilakukan setelah Pemkab Bogor menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikto (PPKMBM).

Pengetatan yang diterapkan Pemkab Bogor saat momen libur panjang ini berbeda dengan Pemkot Bogor yang menerapan ganjil genap.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved