Breaking News:

Info Kesehatan

Jam Berapa Pengidap Gerd Harus Makan Malam, Agar Tak Kambuh?

Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2005 menyimpulkan, penderita Gerd harus makan secara teratur, sekaligus membatasi waktu makan terakhir di malam

Editor: Vivi Febrianti
Google images
ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyakit gastroesophageal reflux ( Gerd) adalah kondisi pencernaan di mana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, hingga memicu sensasi terbakar di dada.

Kondisi semacam ini paling sering disebabkan oleh sfingter esofagus bagian bawah yang lemah, yang kemudian diperburuk dengan kadar stres si penderita.

Selain itu, jenis makanan tertentu, komposisi, dan juga waktu makan, menjadi beberapa faktor yang mungkin memicu kambuhnya serangan Gerd pada penderitanya. 

Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2005 menyimpulkan, penderita Gerd harus makan secara teratur, sekaligus membatasi waktu makan terakhir di malam hari.

Disebutkan, penderita Gerd harus makan sekurang-kurangnya tiga jam sebelum tidur malam.

Kondisi ini diyakini bakal memungkinkan tubuh untuk memiliki waktu mencerna makanan terakhir secara tuntas.

Selain itu, makan malam yang teratur semacam ini pun mengurangi risiko terjadinya serangan refluks asam di malam hari.

Jadi, -misalnya, jika kamu menderita Gerd dan biasanya tidur sekitar pukul 22.00, sebaiknya selesaikan makan malam pada pukul 19.00.

Aturan umum Kendati demikian, terlepas dari target kesehatan tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait waktu makan.

Pada akhirnya, pengelolaan berat badan bergantung pada jumlah total kalori yang kita konsumsi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved