Breaking News:

Anies Sebut Jakarta Banjir Karena Kiriman Air dari Bogor, Bima Arya: Volume di Jakarta yang Tinggi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa banjir di Jakarta adalah limpahan air dari Bogor dan Depok.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Twitter/Subo Family dan KOMPAS.com/IHSANUDDIN
Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, terendam banjir hingga 2 meter, Sabtu (20/2/2021), akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari. (kanan) dan Foto banjir di Cipete Utara, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). 

Hujan Ekstrim

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan banjir di Jakarta yang terjadi hari ini disebabkan oleh intensitas hujan lebat.

Sementara BMKG mengatakan justru curah hujan hari ini jauh lebih rendah dibanding Januari 2020 silam.

Banjir kali ini terjadi di sejumlah titik.

Menurut Anies Baswedan ada 200 RT yang terdampak banjir.

Pemprov DKI Jakarta sudah mendirikan 26 lokasi pengungsian untuk 329 KK.

Anies mengatakan hujan yang terjadi di Jakarta beberapa hari terakhir tergolong ekstrem.

“Sejak tadi malam Jakarta dan sekitarnya mengalami hujan yang cukup intensif di Pasar Minggu."

"Ini catatan dari BMKG, curah hujan sampai 226 mm, di Sunter Hulu 197 mm, di Halim sampai 176 mm, Lebak Bulus 154 mm. Semua angka di atas 150 mm, adalah kondisi ekstrem,” kata Anies, seperti dilansir dari laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Anies Baswedan mengatakan curah hujan ekstrem ini yang menyebabkan banjir di Jakarta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved