Info Kesehatan

Posisi Tidur yang Baik Bagi Pasien Covid-19, Berpeluang Sembuh Lebih Cepat

Prof Menaldi mengatakan bahwa teori tidur tengkurap atau telungkup sangat bermanfaat untuk menghindarkan pasien mengalami sesak napas.

Editor: Tsaniyah Faidah
Huffingtonpost
Posisi tidur yang dianjurkan bagi pasien Covid-19 

Saat posisi tidur pasien selalu bergerak demikian, maka cairan dalam organ perpasan ini akan bergerak menyesuaikan arah posisi tidur, sehingga oksigen bisa masuk ke dalam paru-paru dan membuat pasien terhindar dari sesak napas.

Apabila tetap dibiarkan tidur dengan posisi terlentang dan tidak ada keluhan sesak napas, kondisi ini menurut Prof Menaldi juga tidak baik bagi paru-paru, sebab bisa menyebabkan organ tersebut menjadi kaku.

"Kaku (organ paru-paru) itu akan menyebabkan orang akan susah napas, meskipun nanti sudah sembuh dari Covid-19. Jadi itu sebabnya, mengapa teori tidur tengkurap itu sangat penting," jelas Prof Menaldi.

Baca juga: Kalung Tali Masker Dinilai Berbahaya, Ini Cara Melepas Masker yang Benar Menurut Satgas Covid-19

Mengurangi keparahan dan risiko kematian Lebih lanjut Prof Menaldi juga mengatakan jika setiap posisi tidur tersebut dikerjakan antara 2-3 jam, maka misalnya pada pasien Covid-19 sakit ringan dan sedang isolasi mandiri di rumah, dapat terhindar dari risiko keparahan yang dapat membuatnya masuk rumah sakit.

Pada pasien gejala sedang dan dirawat di bangsal perawatan rumah sakit, dengan posisi tidur ini, maka sangat mungkin terhindar dari perawatan berat di ICU.

Bahkan, apabila posisi tidur yang dimulai dari tengkurap ini diterapkan pada pasien dengan Covid-19 parah, maka dia dapat terhindar dari risiko penggunaan alat bantu pernapasan, ventilator.

"Cara sederhana, tetapi memiliki banyak makna. Sebab, menggunakan ventilator itu sangat mahal biayanya. Banyak risiko lain-lain, hingga risiko mortalitasnya (kematian akibat Covid-19) juga bisa makin tinggi," papar Prof Menaldi.

Kendati demikian, kata Prof Menaldi, teori posisi tidur tengkurap tidak selalu bisa diterapkan pada kondisi penyakit lainnya.

Akan tetapi, pada pasien Covid-19, tidur tengkurap atau telungkup, justru menjadi salah satu cara yang coba dipaksakan, dengan tujuan menghindari keparahan penyakit yang menyerang paru-paru ini.

Baca juga: Ingat ! Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Ini Bahayanya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved