Awalnya Banyak Hewan Melata dan Sampah, KTD Flamboyan Ubah Semak Blukar Jadi Pertanian Terintegrasi

Melalui Program Bogor Berkebun, warga masyarakat di Kota Bogor kini semakin aktif untuk mengembangkan pertanian dan perkebunan di Kota Bogor.

Tayang:
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ikut melakukan penanaman perdana di lahan pertanian yang dikelola oleh Kelompok Tani Dewasa ( KTD) Flamboyan RW 5 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (2/3/2021). 

"Iya jadi ini bisa menjadi satu kesatuan, sayurannya ada disini, pembibitan ada disini, peternakan ada disini dan pengolahan sampah organik menjadi kompos dengan magot juga ada disini, rencananya kita ada perkebunan sawi cesin, pakcoy, sawi putih adaj uga rumah bibit rumah magot dan peternakan lele insya allah bisa berkembang lagi," ujarnya.

Dalam hal pendampingan dan proses belajar membuat pertanian terintegrasi KTD Flamboyan dibantu oleh DKPP dan Baznas.

Ia pun berharap kedepan pertanian terintegrasi ini bisa bermanfaat untuk banyak orang khsusnya warga masyarakat di RW 5 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor

"Harapannya dengan dibuka lahan bisa silaturahmi setiap hari dan bisa membantu perekonomian warga," ujarnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved