Breaking News:

Pelaku Curanmor Ditangkap

Melawan Polisi Saat Ditangkap, Tersangka Curanmor di Bogor Diborgol Bareng Kursi Roda

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor berhasil mengungkap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pelaku curanmor didorong pakai kursi roda di halaman Mapolres Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor berhasil mengungkap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah Bogor.

Dua orang pelaku berinisial AW (34) dan YP (23) terpaksa diberi tindakan tegas dengan diberi timah panas karena melawan petugas saat ditangkap.

Dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, AW pun terpaksa diborgol dengan kursi roda karena mengalami luka di bagian kaki.

"Pada saat penangkapan dia melakukan perlawanan, kemudian kita lumpuhkan dengan tembakan yang terukur, dan ini dia residivis," kata Kapolres Bogor AKBP Harun dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Kamis (4/3/2021).

Awalnya AW ditangkap pada 23 Februari 2021 di daerah Tangerang kemudian setelah dikembangkan, kawanannya yakni YP, TD dan JS menyusul dibekuk keesokan harinya.

Polisi menyita barang bukti 1 pucuk senjata api rakitan beserta 5 butir peluru dan juga alat-lainnya yang digunakan dalam pencurian.

"Mereka menjual sepeda motor hasil curian kepada penadah DK, DM dan IP di daerah Cianjur Selatan. Bersamaan dengan ditangkapnya para penadah ini, turut diamankan 51 unit motor berbagai merek (hasil curian)," kata Harun.

Diketahui, ketujuh tersangka curanmor dan penadah ini merupakan bagian dari 60 tersangka yang ditangkap Satreskrim Polres Bogor dalam 10 hari terakhir.

Mereka ditangkap dalam operasi Jaran Lodaya 2021 selama sebagai implementasi Polda Jawa Barat didasari program 100 hari kerja kapolri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved