Heboh Kasus Lurah di Bekasi Diduga Cabul, 6 Staf Beri Kesaksian Berbeda dengan Korban, Ini Katanya

Ketika ditanya soal kemungkinan staf-staf itu telah bersekongkol atau dikondisikan agar membela lurah saat diperiksa polisi, Alfian menepisnya.

Editor: khairunnisa
Kompas.com
ILLUSTRASI - korban asusila 

Versi staf kelurahan

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian, mengatakan bahwa salah seorang staf lurah berujar bahwa ER di dalam ruangan lurah sekitar dua menit.

Beda dengan versi korban, Alfian menyebut bahwa enam staf lurah yang diperiksa tidak mendengar teriakan dari dalam ruangan dan pintu tidak terkunci.

"Saat kami lakukan olah TKP, (pintu) tidak bisa terkunci dan tidak dikunci," kata Alfian.

"Dan kacanya itu semua kaca terang sehingga sangat kecil kemungkinan lurah akan melakukan tindakan seperti itu, menurut analisis saya," tambahnya.

Ketika ditanya soal kemungkinan staf- staf itu telah bersekongkol atau dikondisikan agar membela lurah saat diperiksa polisi, Alfian menepisnya.

"Masak ada hal tidak baik terus kami tutup-tutupi, apakah ini tidak dipertanggungjawabkan di akhirat?" kata dia.

Selain itu, ia yakin anggotanya telah melakukan penyelidikan dengan baik, menggali kesaksian dari para staf lurah dengan teknik-teknik interogasi yang menjamin munculnya keterangan yang otentik.

Baca juga: Azriel Cerita Masa Kritis Ashanty karena Covid, Kondisi di RS Paling Menyedihkan : Tiap Hari Dzikir

Baca juga: Setelah TNI dan Polri, Kini Giliran Satpol PP Kabupaten Bogor Divaksin Covid-19, Capai 372 Peserta

Alfian mengeklaim, jawaban para staf itu bukan hanya konsisten, melainkan sama.

"Pemeriksaan itu, dari enam orang itu, kami lihat korelasinya, nyambung atau tidak antara pernyataan si A, si B, si C. Di mana ada ketidaksamaan itu kan kami sudah bisa menilai. Ya, dong?" ujar Alfian.

"Pertanyaan kami kan kami tanya, skemanya seperti, oh korban seperti ini, kami korelasikan antara jawaban saksi A, B, C, D, E, F ini seperti apa. Kalau ada kejanggalan pasti akan kami tanyakan lagi dong? Kalau memang dia berbohong pasti ada salah satu pernyataan yang split," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Lurah Diduga Cabul di Bekasi, Kesaksian 6 Staf Beda dengan Versi Korban", Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2021/03/05/06430451/kasus-lurah-diduga-cabul-di-bekasi-kesaksian-6-staf-beda-dengan-versi?page=all#page2.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : Nursita Sari

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved