Breaking News:

Motif Mahasiswi Tega Bunuh Selebgram Makassar Terkuak, Konten Terakhir Ari Banjir Ucapan Duka Cita

Seperti yang terlihat di konten video terakhir Ari Pratama, netizen beramain-ramai melayangkan kalimat duka cita untuk sang selebgram.

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
Tribun Timur
Pelaku pembunuhan selebgram Makassar, Ari Pratama 

Zahra Amira : SELAMAT JALAN KACE, SEMOGA TENANGKI DISANA MAKASIH SUDAH BIKIN ANAK"A KETAWA;)

Dirga Dirga : SELAMAT JALAN SODARA SEMOGA TENANG DI ALAM SANA DOA TERBAIK UNTUK MU SODARA:)

Muhammad faiq Jaris : Membuat orang bahagia itu termasuk pahala, semoga pahalamu terus mengalir sobat karyamu selalu dikenang selamat jalan Ari Pratama

Big hero 6 : Selamat jalan kak ari semoga amal ibadah kak ari di terima

Inilah video konten terakhir Ari Pratama

Kesaksian penjaga wisma

Seperti diwartakan TribunTimur, sekitar pukul 05.00 Wita, AP keluar dari kamar 214 di Lantai 2 wisma.

Ia tampak menutupi dadanya yang mengalami luka tusukan dengan tangan.

AP menuju ke lobi wisma untuk meminta pertolongan.

"Dia bilang ke saya, kak saya ditikam sama cewek di atas'," kata petugas wisma, Roni (28).

Melihat kondisi korban Roni pun panik.

"Cowok (korban) bangun lagi setelah jatuh di lobi, dia coba jalan tapi jatuh lagi. Karena dia mungkin takut juga, dia bangun lagi, terus dia jatuh terakhirnya," kata Roni.

Baca juga: Ashanty Belum Sembuh, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Tunda Tanggal Pernikahan

Baca juga: Cerita Teddy Syach Lihat Detik-detik Rina Gunawan Sakaratul Maut, Putra Tercinta Alami Kejadian Ini

Pengakuan Pelaku

Polisi akan melakukan tes kehamilan terhadap, pelaku penikaman yang tewaskan selebgram Makassar.

Hal itu diungkapkan Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriadi Idrus saat merilis pengungkapan kasus itu di Mapolsek Panakkukang, Jumat (5/3/2021) sore.

"Kalau informasi yang dimaksud (pengakuan hamil) itu belum, saya tidak bisa (pastikan) karena harus dites dulu, harus dites medis," ujar Kompol Edy sapaan Supriadi Idrus.

Pemeriksaan atau tes kehamilan terhadap AS dilakukan untuk membuktikan pengakuan saat diinterogasi di Posko Resmob Polsek Panakkukang.

Sebelumnya, pelaku mengaku sakit hati ditinggal saat dalam kondisi hamil.

"Sakit hatika karena mauka natinggalkan setelah tahu bilang hamilka," kata AS.

"Karena tidak Adami perasaanku sama dia," tambah AS kepada polisi.

Atas perbuatannya, AS dijerat pasal 338 KUHP Juncto pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(TribunnewsBogor.com/Khairunnisa, TribunTimur.com, Kompas.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved