Breaking News:

Kecelakaan Maut Sumedang

29 Orang Meninggal Akibat Bus Jatuh ke Jurang, Ahli Waris Akan Dapat Santunan Rp 50 Juta

kecelakaan maut dengan jatuh di jurang Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Rabu (10/3/2021).

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
KOMPAS.com/AAM AMINULLAH
Kecelakaan bus yang terjun ke jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - PT Jasa Raharja (Persero) sudah menyerahkan santunan kepada 26 ahli waris dari korban kecelakaan maut Bus Sri Padma Kencana.

Masing-masing pihak ahli waris menerima santunan yang menjadi haknya sebesar Rp 50 juta.

Diketahui bus pariwisata Sri Padma Kencana mengalami kecelakaan maut dengan jatuh di jurang Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Rabu (10/3/2021).

Hingga Kamis (111/3/2021) jumlah korban meninggal dunia sebanyak 29 orang.

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan, menindaklanjuti hal itu pihaknya melakukan pendataan secara proaktif untuk menyelesaikan penyerahan santunan kepada ahli waris para korban meninggal dunia.

Baca juga: Terungkap Fakta Baru Kecelakaan Maut di Sumedang, PO Bus Ternyata Tak Punya Izin Usaha

Baca juga: Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Sumedang Ditanggung Jasa Marga

Pada kesempatan pertama ada 26 ahli waris yang terima santunan. 

"Jasa Raharja sudah menyerahkan santunan kepada 26 ahli waris korban melalui mekanisme transfer ke rekening ahli waris, sehingga dipastikan dana santunan diterima utuh dan tidak ada potongan apapun,” ungkapnya dilansir Kompas.com, Jumat (12/3/2021).

FOLLOW:

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap korban meninggal dunia memperoleh santunan sebagai bentuk perlindungan dasar pemerintah sebesar Rp 50 juta.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara. 

Baca juga: Rian Pelaku Pembunuhan Diduga Akan Melakukan Aksi Lanjutan, Polisi Temukan Ini di Lokasi Penangkapan

Baca juga: Punya Stok Plastik Hitam, Polisi Sebut Ada Indikasi Rian Sempat Buru Wanita Lainnya untuk Dibunuh

Sementara bagi seluruh korban luka-luka, Jasa Raharja telah memberikan Surat Jaminan dengan biaya maksimal Rp 20 juta kepada pihak RSUD Sumedang.

"Sehingga diharapkan korban tidak perlu khawatir akan biaya dan dapat membantu mempercepat proses pemulihan akibat cidera kecelakaan," ujar Budi.

Kecelakaan bus yang terjun ke jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021).
Kecelakaan bus yang terjun ke jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). (Istimewa)

Ia memastikan, penyerahan santunan dilakukan sesegera mungkin sesuai dengan domisili dari ahli waris korban yang tersebar di wilayah Bandung dan Purwakarta.

"Ini merupakan komitmen Jasa Raharja untuk hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan diharapkan dapat meringankan beban bagi keluarga korban," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "26 Korban Tewas Kecelakaan Bus Sri Padma Dapat Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved