Breaking News:

Riset Terbaru WHO soal Mutasi Varian Baru Covid-19, Tak Berpengaruh pada Keampuhan Vaksin

Program vaksinasi jalur Covax telah dimulai setidaknya di 131 negara dan Covax telah mengirim lebih dari 28.3 juta ke lebih dari 46 negara

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi - Vaksinasi di Kota Bogor, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Riset badan kesehatan kesehatan dunia (WHO) menyatakan bahwa mutasi varian baru covid-19 tidak berdampak negatif pada keampuhan vaksin yang dikirim melalui COVAX Facility.

Hal ini diungkapkan WHO pada Pertemuan ketiga COVAX AMC Engagement Group (AMC EG) yang diselenggarakan secara virtual pada Selasa (17/3/2021).

Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi, kembali memimpin Pertemuan COVAX AMC EG bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia (Lia Tadesse) dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada (Karina Gould).

Menlu Retno dalam pernyataannya menyatakan bahwa mutasi varian baru COVID-19 juga turut dibahas pada pertemuan yang turut dihadiri CEO dan para pakar dari GAVI dan WHO.

Pada pertemuan itu WHO menyebutkan bahwa mutasi virus adalah sesuatu yang telah diprediksi sejak awal dan terus dimonitor.

“Hasil riset WHO menunjukan bahwa varian tersebut tidak berdampak negatif terhadap keampuhan vaksin yang dikirim melalui COVAX Facility,” kata Retno Marsudi.

Baca juga: Curhat Teh Ninih di Tengah Gugatan Cerai Aa Gym : Ketika Diuji dengan Kehilangan

Baca juga: Gadis ABG Ngeluh Sakit Gatal ke Ayah Tiri, Awalnya Diajak Tidur Bareng Ternyata Malah Keterusan

Bahas Soal Vaksin AstraZeneca, WHO Sebut Manfaatnya Lebih Banyak

Turut dibahas pula keputusan beberapa negara untuk menunda pemberian vaksin AstraZeneca (AZ) khususnya yang diproduksi di Eropa menyusul ditemukannya dampak setelah vaksinasi.

Retno berujar WHO menyampaikan secara regular melakukan komunikasi dengan berbagai otoritas di Eropa maupun dunia terkait aspek keamanan vaksin COVID-19.

Dari hasil komunikasi itu, disebut Retno pada pernyataannya bahwa WHO menyimpulkan hingga saat ini, nilai manfaat dari vaksin AstraZeneca lebih besar dari resiko yang ditemui.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved