Breaking News:

Terpapar Virus Corona B.1.1.7, Warga Kota Bogor Sudah Puluhan Tahun Kerja di Afrika

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan bahwa warga Kota Bogor tersebut bekerja di Afrika.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
dr Sri Nowo Retno, Kadinkes Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Warga Kota Bogor terpapar virus corona B.1.1.7. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan bahwa warga Kota Bogor tersebut bekerja di Afrika.

- Puluhan Tahun Bekerja Di Afrika

dr Sri Nowo Retno mengatakan bahwa Dinkes Kota Bogor mendapat informasi dari Kementerian Kesehatan melalui tim
surveillance bahwa satu warga Kota Bogor terdekteksi terpapar varian virus b117.

"Kasusnya sebetulnya kasus lama jadi pasien ini memang bekerja di luar negeri sudah puluhan tahun ya dan kebetulan pulang ke Indonesia di tanggal 31 Januari bekerja di negara Afrika kemudian di tanggal 1 Februari sampai di Indonesia ya," katanya

Awalnya pasien tersebut diketahui positif Covid-19 setelah menjalani test PCR sesuai prosedur kedatangan dari luar negeri.

"Dari test PCr ternyata PCR nya posisitf isolasi mandiri di wisma atlet 10 hari kemudian pasien OTG itu ditanggal 13 Februari kembali ya karena dinyatakan sembuh kembali ke Bogor," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Warga Kota Bogor Terpapar Corona B.1.1.7, Sempat Sembuh Pasca Pulang dari Afrika

Sesampainya di Bogor pasien tersebut masih melakukan isolasi mandiri dua hari, kemudian menjalani swab test antigen dan PCR.

"Dia tidak kontak dengan keluarga, kemudian dia rapid anti gen hasilnya negatif baru interaksi dengan anggota keluarga, kemudian tanggal 27 test PCR sudah negatif, tanggal 1 Maret pasien sudah kembali lagi ke tempatnya bekerja di Afrika," kata dia

- Terdeteksi Dari Hasil Genom Skuensing

Warga Kota Bogor yang terdeteksi terpapar Covid-19 jenis B117 diketahui setelah Litbang Kes melakukan peneriksaan secara acak pasien atau orang yang datang dari luar negeri.

Dari hasil PCR yang dilakukan secara genom skuensing diketahui warga Kota Bogor itu positif terpapar B117.

"Dan baru diketahui di tanggal 13 Maret kemarin padahal orangnya tanggal 1 Maret sudah kembali lagi ke tempatnya bekerja di Afrika, dan diinformasikan pada tanggal 13 maret kemarin tim surveillance baru melapor ke kami bersama-sama melakukan penyelidikan epidemologi melakukan tracing testing melacak kontak erat," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved