Info Kesehatan

Kenali Tanda-tandanya, Ini Gejala Covid-19 pada Anak

usia bisa menjadi penentu apa saja gejala yang bisa dialami seseorang.

Tayang:
Editor: Tsaniyah Faidah
shuttlestock
Gejala Covid-19 pada anak-anak 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Para ahli sering mengingatkan, gejala awal virus corona yang paling sering terjadi adalah adanya batuk dan suhu tinggi sebagai sebuah gejala utama.

Pada Mei 2020 kemudian dilaporan, gejala susulan yakni hilangnya bau dan rasa juga diingatkan untuk diwaspadai.

Namun, baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan para ahli di Imperial College London mennyebutkan bahwa usia bisa menjadi penentu apa saja gejala yang bisa dialami seseorang.

Gejala Covid-19 yang paling umum terjadi pada pasien anak antara lain disebutkan berupa kelelahan, sakit kepala dan demam.

Menurut sejumlah peneliti, beberapa pasien anak lainnya juga mengalami batuk atau kehilangan kemampuan mengecap atau mencium.

Menurut para peneliti di balik aplikasi studi gejala Covid-19, data terbaru tersebut menunjukkan bahwa penyakit tersebut muncul secara berbeda pada anak dan orang dewasa.

"Kita harus mulai menyampaikan kepada orang-orang bahwa gejala kunci berbeda pada setiap usia, sehingga orang-orang jangan terpaku dengan gejala seperti demam, batuk dan kesulitan mencium."

Demikian diungkapkan oleh Professor Tim Spector dari King's College London, yang memimpin studi, seperti dilansir Guardian.

Temuan terdebut didasari laporan gejala pada 198 anak yang dites positif mengidap Covid-19, dari hampir 16.000 anak yang dites.

Baca juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Membuat Vitalitas Pria Meningkat? Ini Penjelasan Dinkes Kabupaten Bogor

Tim peneliti mengatakan, orang tua dapat menguji anak-anak mereka pada saat yang sama ketika mereka sendiri mengambil tes.

Artinya, mereka tetap perlu diuji meski tidak menunjukkan gejala.

Sepertiga anak-anak yang dites positif tidak menunjukkan gejala.

Namun selain itu, tim menemukan bahwa anak-anak yang menunjukkan gejala, memiliki gejala yang berbeda dari orang dewasa.

Lebih dari separuh anak (55 persen) dengan gejala positif mengalami kelelahan, sementara 54 persennya mengalami sakit kepala dan hampir setengahnya mengalami demam.

Sakit tenggorokan hanya muncul pada sekitar 38 persen anak dengan gejala, sementara hampir 35 persen melewatkan makan, 15 persen mengalami ruam kulit yang tidak biasa, dan 13 persen mengalami diare.

Baca juga: Mengandung Vitamin B12, Makanan Ini Diyakini Bisa Cegah Infeksi Virus Corona Masuk ke Tubuh

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved