Anggota Ormas Ditangkap

Polisi Temukan Bom Molotov dan Sajam dari Oknum Ormas, Diduga Akan Digunakan untuk Buat Onar

Dari hasil tersebut polisi menangkap enamm pelaku dengan barang bukti yang akan digunakan untuk melakukan pengerusakan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Petugas menggiring oknum anggota Ormas yang diduga akan melakukan aksi pengrusakan di Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Satreskrim Polresta Bogor Kota melalui Tim Kujang Polresta Bogor Kota berhasil menggagalkan ulah oknum organisasi masyarakata (Ormas) yang akan membuat onar dengan melakukan pengerusakan.

Dari hasil tersebut polisi menangkap enam pelaku dengan barang bukti yang akan digunakan untuk melakukan pengerusakan.

Barang bukti yang diamankan polisi di antaranya adalah stick softball, senjata tajam, bom molotov yang sengaja dibuat dengan botol minuman keras, dan lainnya.

Kapolresta Bogor Kote Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa barangbukti tersebut ditemukan dari lokasi penangkapan yang memang sengaja disiapkan oleh para pelaku untuk buat onar.

Dari hasil pengungkapan tersebut polisi juga menanhkap enam orang oknum organisasi masyarakat (Ormas) yang diduga akan melakukan keonaran atau berbuat kerusakan.

Keenam orang oknum Ormas tersebut digiring petugas kepolisian dengan menggunakan kendaraan taktis dan pengawalan ketat.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro didampingi Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Dhoni, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Dandim 0606/ Kota Bogor Kol Inf Robby Bulan, Dandenpom III/1 Siliwangi Bogor, Letkol CPM Sutrisno melakukan pers rilis pengangkapan tersebut di Pasar Tekum Kemang, Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor.

Kombes Pol Susatyo mengatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu (24/3/2021).

Ketika itu Tim Kujang mendapat laporan adanya oknum ormas yang akan membuat kekacauan di Kota Bogor.

"Kejadian ini dipicu oleh adanya kejadian di wilayah Bandung, kemudian kami mencegah agar tidak terjadi benturan ormas di Kota Bogor dengan melakukan penangkapan dan penegakan hukum secara tegas," katanya, Sabtu (27/3/2021).

Keenam oknum ormas ditangkap saat akan melajukan aksi pengerusakan sebuah posko di wilayah Tanah Sareal.

Dari hasil penangkapan para pelaku yakni pria berinisial SP, TS, MR, SR polisi mengamankan barang vukti senjata tajam dan benda yang digunakan para pelaku.

"Ditangkap di posko sebuah ormas di Kayumanis dengan barang bukti berupa sajam," ujarnya.

Selain empat orang pembawa senjata tajam polsisi juga menangkap dua orang yang diugas sebagai provokator

"Dua orang pelaku lainnya inisial OI dan HH ini adalah kami kategorikan sebagai provokator yang menurut teman-temannya untuk beraksi atas kejadian yang terjadi, nah Tersangka ditangkap ditempat yang sama," katanya.

Setelah menangkap provokator tersebut polisi pun menyusuri jejak digital.

Darinhasil penelusuran tersebut diketahui keduanya memang pelaku provokasi.

"Tentunya ini menjadi pembelajaran bagi semuanya sehingga saya mengimbau kepada semua kelompok masyarakat termasuk diantaranya ormas ormas yang ada di kota Bogor untuk sama sama menjaga kondusifitas ini masa pandemi kita butuh energi yang kuat untuk bisa menekan masa masa sulit seperti ini," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved